Kemenag Sulsel Sosialisasi dan Pembinaan Rohis SMA/SMK

Makassar, Pedomanku,id:

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Sosialisasi dan Pembinaan Rohani Islam (Rohis) SMA/SMK. Acara yang berlangsung, belum lama ini, merupakan tindak lanjut (aksi) pasca legitimasi Rohis Indonesia 2025-2027.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pinrang, diikuti tiga kabupaten/kota, yakni Parepare, Pinrang dan Sidrap, dengan peserta sebanyak 50 orang pengurus Rohis siswa SMA/SMK, dan para Pembina Rohis.

Ketua Tim Kerja SMA/SMK/SMALB Bidang PAI Kanwil Kemenag Sulsel, H. Muhammad Qasim, mengatakan, sosialisasi dan pembinaan pengurus Rohis yang dilaksanakan di setiap kabupaten/kota, secara bertahap, adalah sebagai amanat dari hasil Kongres Rohis I yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, 2025, lalu.

“Kongres yang dilaksanakan untuk memilih pengurus Rohis tingkat nasional, telah usai. Sekarang saatnya kita untuk melakukan aksi, terutama yang menjadi tugas dan peran pengurus, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, tentunya dengan melibatkan para pembina Rohis. Olehnya itu, di sosialisasi ini, juga diundang pembina Rohis tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta kepala seksi PAI,” jelas Qasim.

Dia menyebut, beberapa tugas Pengurus Rohis SMA/SMK, secara umum mencakup pengelolaan organisasi, pelaksanaan kegiatan keagamaan, serta pembinaan akhlak siswa di sekolah.

Sedangkan tugas Pembina Rohis, lanjutnya, adalah membimbing, mengawasi, dan mengarahkan kegiatan organisasi kerohanian siswa, agar sesuai dengan nilai agama dan aturan sekolah.

“Kita berharap pengurus Rohis di sekolah, menjadi pionir dan mediator bagi siswa-siswi lainnya, dalam pembinaan karakter dan akhlak serta mendorong generasi muda yang lebih unggul ke depan,” ujar Katim SMA yang disertai dua staf, Sudirman, dan Suciati.

Sebelumnya, Pembina Rohis SMA/SMK Provinsi Provinsi Sulsel, Nasir Saddu mengingatkan agar pengurus Rohis tanggap terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, dan bisa menjadi solusi setiap masalah yang ada.

“Pengurus Rohis harus hadir untuk memberikan sumbangsih positif yang bernuansa agama, dan karakter Islam,” tandas Nasir yang selalu aktif memberikan pendampingan pada kegiatan-kegiatan kerohisan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah.

Ketua MGMP PAI Provinsi Sulsel ini, menyebut Rohis ke depan harus bertransformasi menjadi motor peradaban, dan agen moderasi beragama, tidak lagi sekadar kelompok kajian rutin di sekolah.

Kepala Seksi PAI Kemenag Pinrang, Megawati, menyambut baik kegiatan ini, dan berharap bisa memberi manfaat terhadap siswa di sekolah umum, terlebih dengan keterbatasan jam pelajaran agama Islam.

“Dengan melalui kegiatan Rohis siswa akan bisa mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, dan menghindarkan siswa untuk tidak larut dalam kegiatan yang tidak bermanfaat,” sebutnya.

Sementara Kepala Seksi PAI Kemenag Sidrap, Muslimin, menyampaikan, kegiatan Rohis SMA/SMK di Sidrap, sudah berjalan dengan baik.

“Kita berharap dukungan stakeholder terhadap program ini semakin ditingkatkan, untuk bisa memberikan dampak yang lebih baik,” ujar Muslimin. (Dirman).

Facebook Comments Box
You might also like