Makassar, Pedomanku.id:
Sebelas September, merupakan evolusi dalam dunia jurnalistik. Saat itu, atau 24 tahun silam, sebuah peristiwa besar melanda dunia, hingga memaksa media massa global menghadapi tantangan dan perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Jurnalisme saat itu dituntut tetap menjaga objektivitas dan akurasi dalam pemberitaan. Media saat itu, selain menghadapi tantangan baru dalam peliputan, dan perdebatan tentang etika serta tanggung jawab jurnalis, media sekaligus membentuk ulang cara berita diproduksi, disajikan, dan dikonsumsi publik.
Dan, tanggal sebelas September itu nanti, media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan direncanakan dilantik di Hotel Maleo.
Plt.Ketua SMSI Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi dikonfirmasi mengakui, jika tidak ada arang melintang, jajaran pengurus SMSI yang dipimpinnya dilantik oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.
“Saat ini, kita sementara menunggu kepastian dari pihak hotel,” ujarnya, usai pelaksanaan detik detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 tahun yang digelar Pemkot Makassar, di Tribun Lapangan Karebosi, Ahad, 17 Agustus 2025.
Tentunya, seluruh jajaran pengurus SMSI Sulawesi Selatan menyambut sebuah tonggak penting pada sebelas September, bulan depan. Pasalnya, secara resmi pengurus periode masa hikmad 2025-2030 diharapkan menjadi momentum dan penguatan peran media siber, khususnya dalam penyajian berita berita yang tidak hoax.
Dalam rumah besar SMSI Sulawesi Slatan nantinya, para jurnalisnya dapat menyajikan berita yang terpercaya. Apalagi, di era berkemajuan ini, kecepatan informasi sudah tidak terbendung. Meski demikian, kehadiran para jurnalis SMSI dapat penjaga pilar jurnalisme berkualitas.
Pelantikan pengurus baru pada sebelas September nanti, tidak sekadar kegiatan seremoni belaka, melainkan sebagai penanda dimulainya babakan baru kepengurusan yang bakal menghadirkan inovasi dan solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi industri media siber local di Sulawesi Selatan yang bisa merambah dunia.
Dengan kepemimpinan yang baru dilantik nanti, SMSI Sulawesi Selatan dapat berada di garda terdepan dalam membangun ekosistem media yang sehat, mandiri, dan berintegritas. Karenanya, diharapkan agar pengurus SMSI Sulawesi Selatan memberikan arahan dan dukungan terhadap program kerja yang akan dijalankan bersama sama.
Seperti diketahui, pada Sabtu, 2 Agustus 2025 lalu, Pengurus SMSI Sulsel menggelar pertemuan perdana di Sekretariat SMSI Sulsel, Kompleks Pasar Segar, Ruko Mirah RB 3, Kecamatan Panakkukang Makassar.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu mengemuka berbagai agenda penting. Mulai dari konsolidasi internal menjelang pelantikan pengurus, pemantapan kepengurusan, hingga rencana program kerja, baik jangka pendek, maupun jangka panjang.
Anwar Sanusi didampingi M.Mappiar (Sekretaris Umum), dan Elien (Bendahara Umum) mengakui, rapat perdana SMSI Sulsel, sebagai penanda dimulainya langkah konkret organisasi dalam mengawal dan memperkuat ekosistem media siber di provinsi yang kini dipimpin Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini.
“Kami berterima kasih atas kehadiran seluruh rekan pengurus SMSI Sulsel pada pertemuan perdana ini. Ayo, mari kita bersama sama bekerja untuk membumikan SMSI di seluruh Sulawesi Selatan. Dan, yang lebih penting, pertemuan perdana ini juga bakal menjadi momentum untuk menyatukan visi dan misi kepengurusan SMSI yang lebih baik. Kita kokohkan barisan, sekaligus kita susun langkah strategis ke depan yang lebih baik,” ujarnya ketika itu .
Di bagian lain, baik Anwar Sanusi, maupun M.Mappiar sama sama mengurai perjalanan panjang SMSI di tengah gempuran dan tantangan informasi. Yang jelas, katanya, gempuran media saat ini tidaklah mudah. Meski demikian, di balik gempuran dan tantangan tersebut, setidaknya ada peluang besar yang harus dilakoni SMSI.
Karena itu, Anwar Sanusi berharap, seluruh jajaran SMSI Sulsel bertekad untuk menjadikannya SMSI sebagai rumah bersama bagi para pegiat media siber yang profesional, independen, dan berintegritas.
Sementara M.Mappiar melihat, salah satu keberuntungan dari SMSI, lantaran organisasi yang menaungi perusahaan perusahaan media yang lahir pada 7 Maret 2017 itu, merupakan salah satu konstituen Dewan Pers. (din pattisahusiwa)