160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


1300 KK Terendam, Wabup Maros Baru Soroti Penanganan Banjir Moncongloe

Maros, Pedomanku,id:

Saluran induk ( drainase utama ) merupakan solusi penting untuk mengatasi banjir. Pasalnya, saluran induk ini berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air yang mengalirkan genangan ke lokasi yang lebih aman, mencegah akumulasi air, dan mengendalikan banjir lokal, seringkali sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir yang lebih besar yang juga melibatkan pemeliharaan, ruang terbuka hijau, dan kesadaran masyarakat.

Pentingnya drainase inilah maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros merencanakan membangun drainase di Kecamatan Moncongloe. Rencana pembangunan drainase ini sebagai penanangan banjir setelah 1.300 keluarga kebanjiran.

Perencanaan pembanguna drainase ini tercetus dalam rapat lanjutan Penanganan Banjir di Moncongloe Maros, Selasa, 9 Desember 2025. Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan, dan Pertanahan (PUTRPP) Maros, Muhammad Alfian Amri, pihak pengembang dan sejumlah warga perumahan Perdos Moncongloe.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur  usaia pertemuan tersebut mengemukakan, saluran induk akan menjadi jalur utama pembuangan air dari titik-titik genangan.

“Desain awal untuk membangun saluran pembuangan induk yang akan menjadi jalur utama aliran air di Moncongloe.  Saluran tersebut direncanakan melintasi sejumlah kawasan perumahan, termasuk Findaria, Royal, dan Perdos. Semua akan kita buatkan saluran drainase,” ujarnya, seraya  menambahkan, Pemkab Maros harus beralih dari penanganan darurat menuju perbaikan infrastruktur yang permanen.

Muetazim menambahkan Dinas PU saat ini masih melakukan perhitungan teknis dan kebutuhan anggaran. Ia mengakui terbatasnya dana transfer daerah membuat proses perencanaan harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

Soal pengembang perumahan, Muetazim  menyatakan kesediaannya untuk membangun secara swadana jika jalur saluran melewati lahan mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan, dan Pertanahan (PUTRPP) Maros, Muhammad Alfian Amri, menjelaskan, seluruh pengembang telah sepakat menghubungkan saluran drainase masing-masing sebagai langkah cepat yang dapat dilakukan dalam waktu dekat. Jadi biayanya dari swadaya mereka masing-masing. Itu jangka pendek.

Sedangkan untuk jangka panjang, Pemkab tengah menyusun master plan drainase yang akan dimasukkan ke dalam revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Alfian menilai banjir di Moncongloe dipicu oleh saluran pembuangan yang tidak memadai serta perkembangan kawasan yang tidak tersusun dengan baik. (adi)

Facebook Comments Box

Baca Juga