Makassar, Pedomanku,id:
Sektor pariwisata yang kini bergerak cepat, menuntut pelaku usaha untuk tidak lagi sekadar ‘berjualan’, melainkan ‘menciptakan pengalaman’ yang terdigitalisasi. Menyadari urgensi ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar secara agresif menggelar Workshop Produk Digital. Tujuannya mencetak generasi kreatif lokal yang profesional dan siap bersaing dalam ekosistem digital global.
Workshop yang digelar di Makassar Creative Hub (MCH), Kamis, 6 November 2025 itu diikuti 40 peserta dari generasi kreatif Kota Makassar. Peserta mendapat kesempatan emas untuk mengasah kemampuan digital mereka.
Workshop ini dirancang untuk membantu kreator muda menghasilkan dan mengembangkan produk digital yang memiliki nilai ekonomi, termasuk ebook, template, hingga materi digital lainnya.
Dispar menekankan bahwa produksi konten saja tidak cukup, kreator juga harus mampu memasarkan dan memonetisasi produk digital mereka.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makasar, Hendra Hakamuddin S,STP,MPA mengemukakan, ke-40 peserta mewakili beragam profesi, mulai dari konten kreator, edukator, hingga freelancer. Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah, studi kasus, diskusi kelompok, dan praktik langsung, sehingga peserta dapat langsung membuat prototipe produk digital siap jual.
Hendara Hakamuddin mengaku, workshop ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kreatif lokal, sekaligus menyiapkan kreator muda menghadapi persaingan di era digital.
Dinas Pariwisata, demikian mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar ini, terus berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem kreatif digital di kota ini, memberikan peluang bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi yang bernilai ekonomi dan memperkuat identitas kreatif Makassar. (din pattisahusiwa)