160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Peringati HUT ke-22 Mahkamah Konstitusi RI, DPRD Makassar Ucapkan Selamat

Makassar, Pedomanku.id:

Tanggal 13 Agustus 2003 disepakati para hakim konstitusi menjadi hari lahir Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia. Indonesia merupakan negara ke-78 yang membentuk MK dan sekaligus sebagai negara pertama di dunia yang membentuk lembaga ini pada abad ke-2.

Di hari bersejarah itu, jajaran DPRD Kota Makassar mengucapakan dirgahayu ke-22 Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) hari ini, Rabu, 13 Agustus 2025.

Dalam akun media sosial DPRD Kota Makassar tertulis,  “Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Makassar mengucapkan Dirgahayu ke-22 Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Semoga senantiasa teguh menegakkan konstitusi dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) genap berusia 22 tahun pada 13 Agustus 2025. Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya itu, MK menyelenggarakan upacara di halaman Gedung 2 MK, Jakarta pada Rabu (13/8/2025) pagi. Bertindak sebagai pembina upacara ialah Ketua MK Suhartoyo.

Upacara juga diikuti delapan hakim konstitusi lainnya bersama para pendamping, pegawai, dan karyawan di lingkungan Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal MK.

Suhartoyo mengatakan ulang tahun ke-22 MK ini merupakan sebuah momentum penting tidak sekadar menjadi penanda usia lembaga, tetapi juga menjadi ajakan untuk melakukan refleksi atas perjalanan, peran, dan tanggung jawab MK dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai penjaga konstitusi, penjaga demokrasi, dan pelindung hak konstitusional warga negara, Mahkamah Konstitusi memegang peran sentral dalam menjaga tegaknya nilai-nilai Pancasila dan konstitusi. Namun demikian, kekuatan lembaga ini tidak hanya terletak pada kewenangannya yang besar, tetapi juga pada integritas dari para penyelenggaranya.

Dalam momentum hari ulang tahun MK ini, Suhartoyo mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa menampilkan sikap santun, profesional, melayani, dan penuh dedikasi. Menurutnya, tugas sehari-hari bukan semata rutinitas, tetapi sebagai bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. (ozan)

Facebook Comments Box

Baca Juga