Makassar, Pedomanku.id:
Sosialisasi Peraturan (Perda) kepemudaan adalah kegiatan penyampaian informasi peraturan daerah tentang kepemudaan kepada masyarakat, terutama pemuda, agar mereka memahami substansi, hak, kewajiban, dan peran strategis mereka dalam pembangunan daerah.
Tujuannya adalah, memberdayakan pemuda menjadi generasi yang produktif, inovatif, berdaya saing, dan memiliki kesadaran untuk berkontribusi pada pembangunan daerah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung potensi dan inisiatif kepemudaan.
Anggota DPRD Kota Makassar Irwan Hasan, pada Sosialisasi Perda yang bertemakan tentang kepemudaan, Rabu, 23 April 2025, yang dihadiri oleh sejumlah pemuda dan tokoh masyarakat itu mengemukakan, pentingnya pemahaman generasi muda terhadap Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan sangatlah penting.
Legislator asal Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini Perda Kepemudaan merupakan landasan penting dalam membentuk karakter dan arah perjalanan pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Tentunya dengan membekali pemuda dengan pengetahuan agar mereka tidak bingung menghadapi tantangan zaman.
Irwan menekankan bahwa peran keluarga, pemerintah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengarahkan anak muda ke jalur yang positif. Pasalnya, Pemuda sedang mencari jati diri, makanya sebagai orang dewasa haruslah peka terhadap apa yang mereka inginkan, berikan ruang untuk bakat dan kreativitas mereka.
Sementara Ilham Ari Fauzi Amir Uskara yang tampil sebagai pemateri menyoroti pentingnya pembangunan portofolio diri dan investasi jangka panjang kepada pemuda. Dalam sesinya yang interaktif.
Dia juga berbagi pengalaman pribadi dan menyentuh isu krusial yang sedang marak di kalangan anak muda, yakni bahaya judi online. Judi online itu merusak. Dari situ bisa pindah ke pinjol, pegadaian, bahkan tindak kriminal. Makanya, pemuda harus waspada.
Ilham Ari Fauzi juga menekankan perlunya edukasi dan ruang berdiskusi yang sehat bagi pemuda agar tidak terjerumus. Termausk menyoroti bagaimana negara-negara seperti China dan India telah merasakan dampak positif dari investasi serius terhadap pemudanya sejak 20 tahun silam. (ozan)