160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Bupati Maros, Chaidir Syam Pimpin Upacara Pengibaran Bendera di HUT-RI ke-80

Maros, Pedomanku.id:

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah tonggak berdirinya negara merdeka dan berdaulat, pengingat perjuangan pahlawan, simbol perlawanan terhadap penjajah, dasar untuk persatuan bangsa, serta awal perjuangan tanpa akhir untuk mencapai cita-cita bangsa.

Proklamasi juga merupakan momentum untuk mewujudkan masyarakat yang berdaulat, sejahtera, dan maju, serta menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air pada generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun. Upacara berlangsung di Lapangan Pallantikang, tepat pukul 09.30 Wita, Ahad, 17 Agustus 2025.

Di bawah langit Maros yang cerah, Bupati Maros, Chaidir Syam, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, membacakan naskah proklamasi. Kemudian sebanyak 72 anggota Paskibraka bertugas mengiringi pengibaran bendera hingga ke puncak tiang. Formasi yang ditampilkan pasukan ini juga membentuk angka 17, 8, dan 45 sebagai simbol kemerdekaan Indonesia.

Bendera kebanggaan Bangsa Indonesia pun berkibar gagah, mengiringi setiap hembusan angin yang menyapu Kabupaten Maros.

Di sela sela peringatan hari bersejarah itu, Bupati Chaidir Syam yang bertindak sebagai inspektur upacara, bukan hanya seorang pemimpin pemerintahan, tetapi juga representasi dari semangat juang dan harapan masyarakat Maros untuk delapan dekade kemerdekaan.

Dengan seragam kebesarannya yang rapi, Bupati Maros yang terlihat penuh wibawa, menyapa setiap barisan peserta upacara dengan tatapan mata yang tajam namun penuh kehangatan saat itu, mengemukakan, 17 Agustus, bukan sekadar tanggal biasa, melainkan adalah momen sakral, perayaan 80 tahun perjalanan bangsa yang penuh liku, perjuangan, dan pencapaian.

Karena itu, baupti dua periode itu berharap, momentum Proklamasi Kemerdekaan dapat  menumbuhkan rasa patriotisme kepada bangsa dan negara. Termasuk, seluruh pihak perlu memberikan dukungan terhadap program pemerintah pusat maupun daerah, utamanya di Maros.

Bupati kharismatik itu juga meminta, stakeholder harus mendukung program presiden, gubernur, dan pemerintah daerah. Apalagi, saat ini bangsa lagi diperhadapkan dengan  tantangan besar, yaitu, mewujudkan keinginan masyarakat di tengah efisiensi anggaran.

Segitu pula, Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, mengatakan di usia ke-80 ini visi bangsa semakin jelas, yakni Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. “Kita ketahui bersama bahwa, tantangan terbesar yang dihadapi Kabupaten Maros saat ini adalah adanya pengurangan anggaran di beberapa sektor,” urainya.

Ketika upacara usai, sorak sorai dan tepuk tangan membahana. Bendera merah putih tetap berkibar, seolah menjadi saksi bisu dari janji yang terucap untuk terus mencintai dan membangun Indonesia. Bupati Maros, dan jajarannya, ketau DPRD Maros dan jajarannya, termasuk peserta upacara dengan senyum lega. Kobaran semangat itu akan terus dibawa hingga diwariskan kepada generasi penerus. (wis-din)

Facebook Comments Box

Baca Juga