160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Walikota Minta Petugas KB,dan IBI Jadi Kekuatan yang Solid

 Makassar, Pedomanku.id:

Peran bidan dalam penanganan stunting adalah sebagai koordinator dan tenaga pendamping untuk memberikan edukasi-edukasi kepada calon ibu di tiap-tiap kelurahan. Jadi tugas bidan selain memberikan pelayanan, juga sebagai koordinator untuk mengedukasi para calon ibu. Di Makassar misalnya.

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Untuk itulah, pengurus IBI siap mereka memperkuat kolaborasi, khususnya dalam program percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi prioritas nasional dan daerah.

Walikota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar, Selasa, 24 Juni kemarin menapresiasi atas kiprah IBI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan ibu dan anak.

“Kami sangat terbantu dengan peran bidan di lapangan. Isu seperti stunting tidak bisa kita biarkan terjadi. Intervensi harus cepat, tidak hanya dua bulan, tapi minimal satu tahun, agar hasilnya berkelanjutan. Dan semua itu harus berbasis data,” tegas Munafri.

Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah memprioritaskan penurunan angka stunting, penanggulangan pernikahan usia dini, dan peningkatan edukasi kesehatan bagi calon ibu. Ia juga menekanakan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota, Dinas Kesehatan, dan lembaga-lembaga mitra seperti BKKBN dan IBI dalam mendampingi keluarga melalui program Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader, dan petugas KB serta juga TP PKK.

“Kita semua harus turun tangan. Tidak bisa hanya satu pihak bekerja. IBI, Dinas Kesehatan, dan BKKBN serta TP PKK harus jadi satu kekuatan yang solid,” imbuh Munafri. (adi)

Facebook Comments Box

Baca Juga