Makassar, Pedomanku.id:
Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) adalah gerakan gotong royong yang melibatkan berbagai pihak untuk mencegah stunting dengan menjadikan masyarakat sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko.
Program ini berfokus pada bantuan gizi, perbaikan sanitasi dan rumah layak huni, serta akses air bersih, dan ditujukan untuk ibu hamil, anak usia 0-23 bulan, serta balita dari keluarga miskin atau berisiko.
Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri launching Program GENTING yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Rabu, 17 September 2025.
Program GENTING menjadi salah satu inovasi strategis Kota Makassar dalam menekan angka stunting, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga kader di tingkat kelurahan.
Aliyah Mustika Ilham mengemukakan, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Melalui GENTING ini, kita berharap dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” jelasnya, seraya menambahkan, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi ke depan.
Pernyataan senada dikemukakan Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan. Pamong senior Pemkot Makassar ini menambahkan, kegiatan GENTING merupakan bagian dari program prioritas nasional percepatan penurunan stunting.
Bagi A.Irwan Bangsawan, GENTING diharapkan menjadi solusi konkret dalam upaya mewujudkan Makassar bebas stunting. Meski begitu, pihaknya, membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk dukungan dari mitra CSR, dalam upaya wujudkan Makassar bebas stunting.
Salah satu program yang akan kami dorong di tahun 2026 adalah Dapur Sehat Atasi Stunting, yang melibatkan kader masyarakat dalam penyediaan dan distribusi makanan sehat setiap hari.
“Tentunya, melalui implementasi program GENTING dan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kota Makassar berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan, sehingga lahir generasi Makassar yang unggul, sehat, cerdas, dan berkualitas,” tutup mantan Kepala Badan Pendidikan dan pelatihan Pemkot Makassar ini. (adi)