160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


SD Mattoangin 1 dan SMPN 13 Makassar Juara 1 Walikota Cup 2025

Pedomanku.id:
Gemuruh sorak-sorai, dan aroma rumput hijau lapangan sepak bola Telkom, Jalan Pettarani menjadi saksi para pesepakbola pemula beraksi. Pasalnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar dengan bangga mengumumkan para jawara pada turnamen bergengsi Walikota Cup 2025, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Ajang ini tidak hanya sebagai pesta olahraga, melainkan juga wadah strategi untuk melatih bakat pemula, utamanya anak anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kota Makassar.
Di sisi lain, euforia sepak bola selalu memiliki daya tarik tersendiri, membawa masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersatu mendukung tim favorit mereka.
Itu terlihat ketika para juara diumumkan. Juara 1 tingkat SD diraih SD Mattoangin 1 Makassar. Juara 2, 3, dan 4 adalah SD Telkom Makassar, SD Mongonsidi Makassar, dan SD IT Wahda Makassar. Para juara mendapat medali, piagam, dan uang pembinaan.
Sementara juara 1,2,3, dan 4 tingkat SMP diraih SMPN 13 Makassar, SMPN 2 Makassar, SMPN 5 Makassar, dan SMPN 7 Makassar. Top Skor dan pemain terbaik masing masing mendapat piagam dan uang pembinaan.
Turnamen Walikota Cup  yang dimulai 21 hingga 25 Oktober 2025 itu tidak sekadar menggerakkan roda kompetisi, tidak pula hanya menjadi magnet bagi masyarakat Makassar, melainkan sekaligus mempererat silaturahmi, serta mengukuhkan identitas Makassar sebagai kota yang mencintai sepak bola.
Kepala Dispora Kota Makassar diwakili Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga, Muh.Akbal, ST, M.Si mengemukakan, Walikota Cup 2025 diharapkan tidak hanya menggerakkan roda kompetisi, tetapi juga menjadi magnet bagi masyarakat di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini.
“Kita melihat di lapangan bola Telkom ini gemuruh suporter menggema, dan semangat fair play seakan menjadi jiwa dari setiap pertandingan. Selain itu, kegiatan berskala kota seperti ini juga berpotensi menggerakkan olahraga yang ke depannya akan lebih baik,” ujarnya, seraya menambahkan, Walikota Cup kali ini penuh antusiasme.


Irsal Ohorella, salah seorang pegiat olahraga yang ditemui di lapangan Bola Telkom mengakui, keberhasilan pelaksanaan Walikota Cup yang digelar Dispora Makassar lantaran penyelenggara jauh hari merencanakan secara matang. “Kesuksesan sepakbola yang sesungguhnya adalah hasil dari sebuah rencana yang sangat MULIA, sangat matang, sistematis, dan visioner,” ujarnya.
Menurutnya, kerja kerja tim pelaksana yang memastikan standar kompetisi yang tinggi, mulai dari kualitas wasit, fasilitas lapangan, hingga regulasi pertandingan yang adil dan menjunjung tinggi sportivitas. Apalagi dilakukan di lapangan yang representatif sebagai arena kompetisi.
Irsal Ohorella menambahkan, dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Walikota Cup 2025 kali ini menjadi festival sepak bola yang tak terlupakan di Ibukota Sulawesi Selatan ini. Tentunya melalui turnamen ini, begitu banyak pasang mata   telah saksikan bersama dari lapangan hijau di Telkom Pettarani ini lahir juara juara, yang mungkin saja kelak akan membawa nama baik sepakbola Makassar.
Seperti diketahui, kesuksesan sepak bola bukanlah sekadar kebetulan atau hasil dari satu momen inspiratif. Ini adalah sebuah simfoni yang harmonis, di mana setiap alat musik (pemain), setiap partitur (taktik), setiap dirigen (pelatih), dan setiap ruang konser (klub/federasi) telah dirancang dengan cermat dan teliti. Dari pemilihan bibit unggul di usia dini, pembentukan identitas bermain yang kuat, dukungan ilmiah yang mutakhir, hingga kepemimpinan organisasi yang visioner—semuanya dirangkai menjadi sebuah cetak biru yang kokoh.
Apalagi, dalam dunia sepak bola yang semakin kompetitif, tim yang berhasil adalah mereka yang tidak hanya memiliki bakat, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merencanakan, melaksanakan, dan terus menyempurnakan cetak biru kesuksesan mereka. Itulah mengapa kesuksesan sepak bola sejati bukanlah suatu kebetulan, melainkan kemestian dari sebuah rencana yang baik. (din pattisahusiwa)

Facebook Comments Box

Baca Juga