Makassar, Pedomanku.id:
Untuk menekan risiko stunting sejak dini, pastikan ibu hamil mendapatkan asupan gizi seimbang, berikan ASI eksklusif hingga 6 bulan, dan mulai berikan MPASI kaya protein hewani setelah bayi berusia 6 bulan. Selain itu, pantau pertumbuhan anak secara berkala, lengkapi imunisasi, pastikan kebersihan lingkungan, dan awasi asupan makanan yang tinggi gula.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus memperkuat layanan Keluarga Berencana (KB) dengan pendekatan menyeluruh. Salah satu langkah strategis ditunjukkan lewat pelatihan Peningkatan Kompetensi Petugas Logistik Alat dan Obat Kontrasepsi serta Sarana Penunjang Pelayanan KB.
Pada kegiatan yang berlangsung di Gedung Makassar Government Center, Selasa, 26 Agustus 2025 tersebut, Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, mengemukakan, kualitas layanan KB memiliki kaitan erat dengan upaya pencegahan stunting.
A.Irwan Bangsawan mengatakan, keluarga yang mampu merencanakan kehamilan akan lebih siap memenuhi kebutuhan gizi anak, perawatan, dan pendidikan. Semua itu bermuara pada kesejahteraan keluarga.
Baginya, sistem logistik alat kontrasepsi yang andal sangat menentukan keberhasilan program. Dengan ketersediaan alat yang merata di puskesmas hingga faskes jejaring, masyarakat dapat mengakses layanan KB secara berkesinambungan.
Pelatihan ini pelatihan tak hanya menekankan aspek teknis distribusi logistik, tetapi juga strategi pelayanan terpadu yang sejalan dengan target pembangunan keluarga di Ibukota Sulawesi Selatan ini. (adi)