160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Dana Dipangkas, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Strategis

Makassar, Pedomanku.id:

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Anggaran Daerah (BPKAD) Makassar, M Dakhlan, Jumat 17 Oktober  mengemukakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap pos-pos anggaran yang dinilai tidak mendesak. Program-program yang tidak masuk dalam skala prioritas akan dikeluarkan dari rancangan APBD Pokok 2026.

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar tengah menyusun strategi anggaran menyusul keputusan pemerintah pusat yang memangkas alokasi dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp502 miliar dari total Rp2,46 triliun untuk tahun anggaran 2025.

Pemotongan anggaran Rp502 miliar, demikian M.Dakhlan cukup signifikan. TAPD sudah menyisir kegiatan yang tidak prioritas, sementara kita tahan atau hapus. Kareana itu, fokus utama Pemkot adalah program prioritas yang diusung Walikota Munafri Arifuddin, dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham.

Menurutnya, salah satu sektor yang akan tetap mendapat perhatian adalah pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan, termasuk peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan dermaga antar pulau. Jika tidak masuk dalam program prioritas, meskipun penting, tetap akan dieliminasi, makanya yang akan diutamakan adalah program strategis.

M.Dakhlan juga menambahkan, efisiensi juga akan menyentuh belanja operasional organisasi perangkat daerah (OPD).  TAPD saat ini tengah merampungkan draft anggaran yang akan diajukan untuk tahun 2026, dan diharapkan selesai dalam pekan ini.

“Tinggal kita fixkan hasilnya lalu dilaporkan ke pak sekda dan pak wali, tinggal tunggu waktu, kemungkinan minggu ini bisa diselesaikan,” tuturnya, seraya mengakui, , alokasi TKD Makassar tahun 2025 terdiri dari Rp147,9 miliar dana bagi hasil (DBH), Rp1,7 triliun dana alokasi umum (DAU), Rp7,2 miliar DAK fisik, dan Rp523,8 miliar DAK non-fisik. (adi)

 

Facebook Comments Box

Baca Juga