160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Ketua BAZNAS Makassar Hadiri Ramah Tamah Hari Amal Bakti ke-80

 

Makassar, Pedomanku,id:
Senyuman hangat, dan suhu kehangatan terlihat di wajah para tetamu yang menghadiri ramah tamah Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama, Rabu, 21 Januari siang hari ini. Selain jajaran Kementerian Agama, hadir pula Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Dr.H.Ashar Tamanggong.
Lantaran ramah tamah ini bukan sekadar serimoni, melainkan sebuah perayaan sinergi yang menggerakkan hati, maka para tetamu melangkah teratur dalam persamaan tali persaudaraan. Selain melebarkan senyuman dan sapaan, juga bertaut erat di antara ratusan undangan yang memenuhi aula Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Jalan Rappocini Raya.
Walikota Makassar, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, hingga Ketua BAZNAS Kota Makassar pun seakan menjadi pusat perhatian di tengah keramaian. Betapa tidak, ketiganya memancarkan kedekatan. Sorot mata mereka penuh kelembutan, seraya ikut menyapa para tamu yang hadir, menciptakan jembatan emas antarsesama.
Ramah tamah bertemakan “Ummat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” ini menjadi panggung sempurna untuk menegaskan komitmen kolektif bahwa, ramah tamah
tidak sekadar mengucapkan angka dan program kantor Kementerian Agama yang kini dipimpin Dr.H.Muhammad, S.Ag,M.Ag dalam beberapa bulan terakhir, melainkan melukiskan bayangan bagaimana Kota Makassar sebagai kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga subur dalam nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr.HM.Ashar Tamanggong dikonfirmasi mengakui, sebenarnya hari ini, jajaran Kemenag tidak sekadar merayakan 80 tahun Amal Bakti, melainkan merayakan 80 tahun perjalanan iman yang membangun peradaban bangsa.
Bahkan, kehadiran berbagai elemen di hajatan kementerian agama kali ini  sebenarnya menjadi ruh dari kota Makassar yang mengedepankan nilai nilai kebersamaan. Dan kebersamaan itu diperkuat oleh lembaga-lembaga di antaranya seperti BAZNAS, yang menjadi tangan pengulur kebaikan di tengah masyarakat.

“BAZNAS Makassar selalu berada di ganda terdepan. BAZNAS dapat menerjemahkan nilai-nilai Amal Bakti menjadi aksi konkrit. Tanpa dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Kota, tanpa bimbingan Kementerian Agama, gerakan ini tidak akan melingkari. Apalagi, BAZNAS adalah jembatan, dan di hari bahagia Amal  Bakti kali ini, kami bersama-sama memastikan bahwa jembatan ini kokoh, menghubungkan kepedulian dengan kesejahteraan,” jelasnya.

Di bagian lain, H.Ashar Tamanggong mengharapkan di hari bersejarah Kementerian Agama ini juga sekaligis jangan hanya sebagai sebuah titik, melainkan sebagai sebuah garis start agar ke depan jauh lebih baik.

Sebekum mengakhiri pernyataannya, Ketua BAZNAS Makassar mengajak semua pihak untuk terus berpijak pada prinsip “Amal bi Amal” —sebuah peribahasa yang menegaskan bahwa tindakan nyata melampaui retorika. “Di usia 80 tahun, Kementerian Agama harus menjadi penyemangat. (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga