Makassar, Pedomanku,id;
Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) pada 14–15 Februari 2026 di Asrama Haji Makassar, dengan mengusung tema “Ansor Digdaya, Menuju Kedaulatan Pangan”.
Konferwil ini menjadi forum strategis konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan peran GP Ansor dalam menjawab tantangan bangsa, khususnya dalam penguatan sektor pangan sebagai bagian dari kemandirian dan kedaulatan nasional.
Kegiatan tersebut diikuti oleh delegasi Pimpinan Cabang GP Ansor dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, jajaran Pimpinan Pusat GP Ansor, PWNU Sulsel, Banom NU, serta undangan dari berbagai elemen.
Ketua PW GP Ansor Sulsel, [Rusdi Idrus], menegaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan komitmen GP Ansor untuk tidak hanya bergerak di bidang keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat.
“Ansor Digdaya berarti Ansor yang kuat secara ideologi, solid secara organisasi, dan mandiri secara ekonomi. Isu kedaulatan pangan menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan umat dan masa depan bangsa,” ujarnya.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus wilayah, Konferwil juga merumuskan rekomendasi program strategis, termasuk penguatan kaderisasi dan pengembangan potensi pemuda di sektor pertanian dan ekonomi berbasis pesantren.
Melalui Konferwil ini, GP Ansor Sulsel diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, responsif, dan berorientasi pada penguatan kemandirian umat, sejalan dengan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dan semangat menjaga keutuhan NKRI. (sudi)