Makassar, Pedomanku,id:
Jika kepingin menikmati secangkir kopi berkualitas, dan menjadi bagian dari perjalanan inspiratif menuju masyarakat Makassar yang lebih sejahtera dan berdaya, maka kunjungilah Z-Coffee yang dikelola UPZ Masjid Nurul Jihad Kompleks IDI Makassar.
Pasalnya, meneguk secangkir kopi di Z-Coffee di Jalan Pettarani, berarti sudah berkontribusi langsung untuk masa depan masjid dan ummat yang lebih cerah. Bukan hanya itu, penikmat kopi di Z-Coffee di sini juga bakal memperoleh amal jariyah.
Model operasional Z-Coffee di Kelurahan Masalle, Kecamatan Panakkukang ini dirancang untuk mandiri, dengan laba bersihnya diinvestasikan kembali ke dalam program-program sosial yang dikelola UPZ Masjid Nurul Jihad. Misalnya, melalui program-program masjid meliputi beasiswa pendidikan, bantuan modal usaha mikro, dukungan layanan kesehatan, dan inisiatif-inisiatif lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik di sekitaran masjid Nurul Jihad dapat terwujud.

Z-Coffee ini juga menawarkan suasana yang nyaman, kopi berkualitas tinggi, dan menu yang dirancang untuk memenuhi beragam selera. Di sisi lain, di luar aroma kopi yang baru diseduh, setiap pembelian di sini berarti orang tersebut berkontribusi langsung pada misi MULIA di kota yang dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.
Demikian yang mengemuka saat Pimpinan BAZNAS Makassar masing masing Ketua, Dr. H. Usman Sofian, MA dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH saat bertandan ke pengelola Z-Coffee UPZ Masjid Nurul Jihad, Kamis, 24 September siang ini.
Baik Dr.H Usman Sofian, maupun Dr. Abdul Azis Ilyas sama sama mengaku, kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan kunjungan inspiratif dalam bentuk apresiasi dan dukungan nyata terhadap inovasi pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
Begitu menjejakkan kaki di kawasan Masjid Nurul Jihad, aroma harum biji kopi langsung menyambut. Suasana yang biasanya kaku di area masjid, kini terasa lebih cair, hangat, dan inklusif. Di sinilah Z Coffee berdiri—sebuah sosial enterprise yang membuktikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) jika dikelola dengan tepat, mampu melahirkan embrio-embrio wirausaha mandiri. Dalam kunjungan itu pula mengemuka berbagai program yang akan dikerjasamakan ke depan. (din pattisahusiwa)