Makassar, Pedomanku.id:
Meski jangkauan terbatas, patroli polisi bersepeda punya kelebihan dibanding patroli dengan menaiki kendaraan bermotor. Dengan bersepeda, jarak jangkau patroli keamanan bisa lebih efektif dan bisa sambil memberikan teguran atau pesan-pesan kamtibmas.
Tujuan patroli bersepeda selain meminimalisir niat dan kesempatan pelaku kejahatan, juga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang beraktivitas. Di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, salah satunya.
Patroli bersepeda yang dilakukan saat jajaran Polsubsektor Kepulauan Sangkarrang sangat menarik. Kegiatan yang dinamakan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan pendekatan dialogis yang hangat dan penuh kedekatan.
Dengan menggunakan sepeda sebagai moda patroli malam, para personel polisi hadir tak hanya untuk kontrol wilayah, tetapi juga untuk menyapa, mendengar, dan membangun kepercayaan. Di tengah angin laut yang sejuk, warga terlihat antusias.
Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil mengemukakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjaga keamanan hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan.
“Polisi tak boleh hanya hadir saat ada masalah. Harus jadi bagian dari kehidupan warga. Dengan pendekatan dialogis, kami ingin membangun kepercayaan yang lebih kuat, apalagi di wilayah kepulauan yang cukup jauh dari pusat kota,” tuturnya.
Aipda Adil mengakui, keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi perlu kolaborasi semua pihak. Dengan saling jaga, saling peduli, dan jaga kerukunan, insya Allah pulau kita tetap damai dan produktif. Warga pun merespons positif. Banyak dari mereka mengaku senang bisa berdialog langsung dengan polisi tanpa harus ke kantor atau menunggu terjadi masalah.
“Patroli malam ini membuktikan bahwa, keamanan bisa dibangun dari pendekatan yang humanis dan bersahabat. Di Barrang Lompo, polisi dan warga berjalan bersama atau lebih tepatnya, bersepeda bersama untuk masa depan pulau yang aman dan harmonis,” tutupnya. (din)