Makassar, Pedomanku,id:
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Jumat 8 Agustus 2025 menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar. Pertemuan ini fokus membahas rencana penggalangan donasi dari kalangan pelajar di seluruh Kota Makassar untuk membantu korban kemanusiaan konflik di Palestina.
Audiensi yang berlangsung di kantor Dinas Pendidikan ini menjadi langkah awal formalisasi kerja sama antara kedua lembaga. BAZNAS Makassar, sebagai lembaga resmi pemerintah yang berwenang mengelola zakat, infak, dan sedekah, memandang penting dukungan penuh dari Dinas Pendidikan untuk menjangkau seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya, mulai dari tingkat SD, maupun SMP di kota yang dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.AsharTamanggong mengemukakan, inisiatif ber-Audens dengan Kadis Pendidikan Makassar, didasari pengungkapan mendalam terhadap kondisi kemanusiaan yang terus memburuk di Palestina akibat konflik berkepanjangan. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk membantu mendesaknya kebutuhan masyarakat Palestina, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan, hingga rekonstruksi fasilitas umum yang rusak.
“Tentunya bagi BAZNAS Makassar, melihat betapa mendesaknya bantuan yang dibutuhkan saudara-saudari kita di Palestina. Melalui program donasi itu nantinya, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya anak anak di sekolah, untuk turut serta menunjukkan kepedulian,” urainya didampingi Kabag I Bidang Pengumpulan Darmawati dan dua staff amil masing masing Rasyid Polumulo, dan Syarifuddin Pattisahusiwa.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari semangat kemanusiaan dan kepedulian warga Makassar terhadap krisis yang terjadi di belahan dunia lain, menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tak mengenal batas geografis.
HM.AsharTamanggong mengakui, program penggalangan donasi ini juga memiliki dimensi edukasi yang kuat. Diharapkan, melalui partisipasi aktif dalam donasi, para pelajar dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta pemahaman tentang pentingnya solidaritas global dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
Mekanisme teknis pengumpulan donasi akan dikoordinasikan lebih lanjut antara perwakilan BAZNAS dan pihak sekolah.
“BAZNAS Makassar menjamin bahwa, setiap donasi yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan disalurkan melalui jalur resmi yang terpercaya langsung kepada pihak yang membutuhkan di Palestina,” ujar ATM—sapaan akrab da’i kondang asal Takalar ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP., M.Si menyambut baik usulan lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar tersebut.
Menurutnya, dukungannya terhadap program kemanusiaan yang mendidik ini, nantinya akan diramu lebih khusus, sehingga nantinya dapat menjaamah seluruh sekolah dengan jumlah anak didik 155.000. “Kami sangat mendukung inisiatif MULIA dari BAZNAS Makassar ini. Ini adalah kesempatan baik bagi anak-anak didik kita untuk belajar tentang kepedulian dan berbagi. Bayangkan saja, jumlah anak didik SD dan SMP sebnayak 155.000, belum termasuk PAUD,” jelasnya.
Kadis juga menekankan bahwa penggalangan donasi akan dilakukan secara sukarela dan tidak ada unsur paksaan bagi siswa maupun orang tua. Saat ini sudah ada sejumlah sekolah yang melakukan donasi untuk Palestina, termausk didalamnya seklah sekolah Islam. (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar)