160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Makali Kumar Serukan Jurnalis SMSI Bangun Sulsel dengan Pemberitaan Positif

Makassar, Pedomanku.id:

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat,  Makali Kumar menyerukan kepada seluruh jajaran jurnalis yang tergabung dalam SMSI se Sulawesi Selatan membangun daerah ini dengan pemberitaan pemberitaan positif.

Seruan Makali Kumar itu disampaikan saat mewakili Ketua Umum SMSI Pusat yang berhalangan hadir dalam pelantikan Pengurus SMSI Sulawesi Selatan di Hotel Maleo, Jalan Pelita, Makassar, Kamis, 11 September, siang tadi.

Pria yang menyandang gelar Sarjana Hukum, Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon itu bahkan menyebut, jajaran SMSI se Sulawesi Selatan  setidaknya menjadi ‘arsitek’ dalam menarasikan pemberitaan pemberitaan membangun.

Yaitu, pemberitaan yang dipublis, tidak sekadar meramkum kata kata manis, tetapi memainkan keterampilan jurnalistik seakan berperan sebagai ‘batu bata’ yang turut menyusun fondasi kemajuan agar lebih menguat.

Paling tidak, jelasnya, para jurnalis SMSI tidak saja memberitakan kesulitan atau persoalan yang dihadapi. Yang lebih penting adalah, bagaimana jajaran SMSI memberitakan potensi, keberhasilan kecil maupun besar, inisiatif masyarakat, inovasi daerah, serta solusi-solusi yang sedang diupayakan.

Sebab, membangun daerah sendiri, tidak melulu dengan fisik semata, melainkan non fisik. Salah satunya, menggunakan berita berita penonjolan potensi daerah, kekayaan alam, kekayaan budaya, hingga kekayaan sumber daya manusianya.

“Apalagi, kita ketahui, Sulawesi Selatan ini memilikii segudang cerita yang layak diangkat kepermukaan, tentunya dengan tidak sekadar diperuntukan untuk konsumsi lokal semata, melainkan juga untuk menarik perhatian nasional, bahkan global,” ujar mantan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia, atau PWI ini.

Meski begitu, jelas mantan wartawan Radar Cirebon (Jawa Pos Group) tahun 2000-2010 itu, seruan yang disampaikan pada kegiatan yang juga dihadiri gubernur Sulsel diwakili Sekretaris Dians Infokom Sulsel, Sultan Rakib, termasuk yang mewakili Pangdam, yang mewakili Kapolda, dan pejabat  penting leingkup Pemrov Sulsel, Pemkot Makassar, Wakil Ketua DPRD Makassar (Anwar Faruq), dan lainnya tidaklah menafikan realita, atau bahkan, mengabaikan kritik yang membangun, melainkan mengedepankan ajakan untuk beralih dari sekadar pemberitaan masalah menjadi pencarian solusi, penonjolan potensi, dan pengukiran inspirasi.

Apalagi, dalam lanskap modern yang serba cepat saat ini, peran media, utamanya siber, dan jurnalisnya tidak sekadar penyampai fakta, melainkan juga pembentuk informasi opini, sekaligus  narasi yang dapat memengaruhi arah pembangunan.

Misalnya jika saja, SMSI dengan begitu banyak media yang dimilikinya, dengan kekuatan jurnalisnya ber-narasi positif dan konstruktif, mengangkat kisah sukses ekonomi, mengangkat inovasi-inovasi produk lokal Sulawesi Selatan, mengangkat potensi pariwisata pulau, wisata bahari, wisata daratan, atau pegunungan yang belum tergarap maksimal, bisa saja para penyandang dana di luar daerah ini dapat menamamkan investasinya.

Termasuk mengangkat kearifan lokal, keragaman budaya. Bagaimana menyoroti kuliner khas, mengangkat nilai nilai leluhur Sulawesi Selatan, festival budaya, dan lainnya.

“Ayo, teman teman SMSI di seluruh Sulawesi Selatan, bangkitkan semangat, angkat pemberitaan pemberitan positif, untuk menyorot sisi terang Sulawesi Selatan, guna membangun mata dunia, bahwa menginvestasi di Sulawesi Selatan jauh lebih baik, lebih menguntungkan. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diraih,” tutup pengacara yang sering menangani perceraian suami-istri, dan suka senyum ini. (din pattisahusiwa)

Facebook Comments Box

Baca Juga