Makassar, Pedomanku.id:
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyusun agenda kegiatan tahun 2025 dalam Rapat Badan Musyawarah (Bamus). Rapat ini menjadi forum strategis bagi para legislator dalam menetapkan arah kerja lembaga legislatif selama satu tahun ke depan itu berlangsung di Ruang Banggar DPRD, Rabu, 21 Mei 2025.
Ketua Bamus sekaligus Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, menyampaikan bahwa terdapat delapan agenda utama yang telah disepakati untuk dilaksanakan tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah pelaksanaan agenda reses anggota dewan.
Legislator asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu melihta, sejumlah agenda penting telah ditetapkan. Mulai dari rapat kerja dengan komisi dan SKPD hingga pelaksanaan reses. Tapi yang paling perlu mendapat perhatian khusus adalah agenda reses.
Anwar Faruq juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang menyebabkan pelaksanaan reses hanya dilakukan dua kali dalam setahun, padahal sebelumnya dilaksanakan tiga kali. Kebijakan ini perlu ditinjau ulang mengingat reses merupakan sarana utama legislator untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, reses itu bukan sekadar kegiatan rutin, tapi amanat undang-undang. Di situlah kami turun langsung, mendengar dan mencatat kebutuhan warga untuk kemudian diperjuangkan dalam forum perencanaan pembangunan.
Anwar Faruq menegaskan, hasil reses menjadi dasar penting dalam menyusun rekomendasi untuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Karena itu, mengurangi frekuensi reses sama saja dengan mengurangi jangkauan dan kualitas penyerapan aspirasi warga.
“Kalau reses dikurangi, banyak kebutuhan masyarakat yang tidak tertampung. Ini bisa berdampak pada kebijakan pembangunan yang tidak tepat sasaran. Maka kami akan usulkan agar reses bisa kembali dilakukan tiga kali setahun,” tutupnya. (ozan)