160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


BPOM Investasi Rp1,7 Triliun untuk Dirikan Politeknik di Maros

Makassar, Pedomanku.id:

Pendirian Politeknik Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) di Sulawesi Selatan  merupakan wujud nyata sinergi pusat dan daerah. Lembaga pendidikan ini akan menjadi pusat unggulan (center of excellence) yang bakal mencetak tenaga tenaga profesional dan kompoten di bidang pengawasan obat dan makanan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel mengemukakan  akan membangun Politeknik Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Maros. Politeknik ini, bakal jadi yang pertama di Indonesia,sekaligus  menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pengawasan obat dan makanan di Indonesia.

“Pendirian Politeknik ini, bertujuan untuk mencetak tenaga pengawas yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan global dalam bidang keamanan pangan dan obat-obatan,” sebutnya pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Menurut Taruna Ikrar, selama ini, BPOM RI merekrut ribuan pegawai dari berbagai latar belakang pendidikan. Mereka butuh waktu sekitar satu tahun untuk menjalani pelatihan dan beradaptasi menjadi pengawas obat dan makanan. Karena itu, pihaknya membutuhkan sekolah khusus agar bisa menghemat anggaran.

“Tentunya, ini membutuhkan biaya demikian besar untuk melatih pegawai jadi masuk akal kalau dibangun sekolah khusus. Ini luar biasa karena belum ada di Indonesia. Politeknik ini akan menjadi pusat pendidikan vokasi yang berfokus pada pengawasan obat dan makanan,” jelasnya.

Pembangunan Politeknik POM ini urainya, bakal menghabiskan anggaran sebesar Rp1,7 triliun dengan skema multiyears.

Untuk itu, Taruna  mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menghibahkan lahan seluas 10 Hektare (Ha) di Pucak, Kabupaten Maros sebagai lokasi pembangunan Politeknik POM nantinya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman mengatakan mendukung perizinan, penyediaan lahan, termasuk koordinasi  lintas instansi. “Bagi kami, tentunya, program ini luar biasa. Kami mendukung,” tutup Andi Sudirman. (din)

Facebook Comments Box

Baca Juga