Maros, Pedomanku,id:
Pasar Rakyat Ultra Mikro, atau UMi menjadi bukti, betapa sinergi antara pemirintah pusat dan daerah dapat berjalan baik. Melalui pasar UMi ini, kegiatan UMKM di daerah dapat lebih tersentuh, sekaligus memperoleh peluang pembinaan dan dukungan kebijakan, sehingga diharapkan dapat mendorong kebijakan yang lebih pro-UMKM di masa depan. Pasar Rakyat Umi di Maros misalnya.
Bupati Maros, Chaidir Syam, secara resmi membuka Pasar Rakyat Ultra Mikro 2025 yang diselenggarakan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maros.
Pasar Rakyat yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang Pemkab Maros, Senin, 24 November 2025 ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kabupaten berjuluk Buttasalewangan ini.
Pasar Rakyat UMi digelar, mulai Jumat hingga Minggu, 21–23 November 2025 itu melibatkan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha unggulan.
“Tentunya, kegiatan ini, para pelaku usaha mendapatkan ruang untuk mempromosikan produk, memperluas jejaring pemasaran, serta memperoleh informasi mengenai akses pembiayaan ultra mikro. Kami berharap kegiatan ini benar-benar menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dan memperluas jangkauan usaha mereka,” harap Bupati Maros.
Bupati dua periode itu juga mengapresiasi atas dipilihnya Kabupaten Maros sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Pasar Rakyat UMi tahun 2025.
Dengan terselenggaranya Pasar Rakyat UMi 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Maros berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengembangan UMKM secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah.
Tentunya, Pasar Rakyat ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari program pembinaan terpadu untuk memperkuat UMKM lokal. Karenanya, pihaknya bangga, lantaran Maros dipercaya menjadi tuan rumah. Ini langkah nyata bagi pembinaan UMKM di Maros agar lebih berkembang dan berdaya saing.
Mantan Ketua DPRD Maros itu juga menekankan bahwa, sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Melalui peningkatan akses permodalan, serta pendampingan berkelanjutan, ia optimistis UMKM di Maros dapat tumbuh lebih cepat.
Dengan fasilitas pembiayaan dan dukungan seperti ini, Pemkab Maros juga percaya UMKM di kabupaten beribukota Turikale itu semakin kuat, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kami juga mengajak masyarakat berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap produk lokal selama berlangsungnya Pasar Rakyat UMi. Partisipasi publik dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem usaha kreatif di tingkat daerah,” tutupnya. (adi)