Makassar, Pedomanku.id:
Kapasitas dan pengetahuan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) sangat krusial untuk keberhasilan program KB. PKB memiliki kapasitas yang beragam, dari tingkat ahli pertama, muda, hingga madya, dengan tugas utama mengelola kependudukan, pembangunan keluarga, dan KB. Pengetahuan mereka harus mencakup strategi kebijakan, penyuluhan alat kontrasepsi, dan edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk menekan stunting.
Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menyelenggarakan kegiatan pengolahan data di Balai Penyuluh Kecamatan Makassar.
Melalui kegiatan ini, DPPKB Makassar berharap kualitas data keluarga di Kota Makassar dapat terus ditingkatkan guna mendukung program-program pembangunan keluarga secara efektif dan berkelanjutan.
Materi kegiatan disampaikan Abih Surohma Utami tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para petugas dalam mengelola dan memanfaatkan Sistem Informasi Keluarga (SIGA), sebagai salah satu instrumen penting dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan berbasis data keluarga.
Di sela sela menyampaikan materinya, Abih Surohma Utami memaparkan pokok bahasan judul “Monitoring dan Evaluasi Register SIGA”.
Abih Surohma Utami menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan data sebagai dasar pengambilan keputusan di tingkat lapangan hingga pusat. (adi)