Makassar, Pedomanku.id:
Sekolah Lansia Tangguh adalah program pendidikan non-formal yang bertujuan menjadikan lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif. Program ini menyediakan pengetahuan dan keterampilan bagi lansia melalui berbagai kegiatan seperti penyuluhan kesehatan, olahraga, keterampilan hidup, hingga kegiatan keagamaan. Selantang didukung oleh program Bina Keluarga Lansia (BKL) yang merupakan inisiatif dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Makassar meluncurkan Sekolah Lansia Tangguh (Sipurio Sipurennu Biringkanaya) sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program kependudukan dan keluarga berencana.
Launching yang digelar di Kecamatan Biringkanaya ini dihadiri Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, bersama Camat Biringkanaya, Lurah Daya, Lurah Paccerakkang, dan jajaran UPT KB setempat. Sebanyak 50 orang lansia turut serta sebagai peserta perdana.
Kadis PPKB A.Irwan Bangsawan mengemukakan, program Sekolah lansia Tangguh tidak sekadar wadah pembelajaran bagi lansia, melainkan sekaligus sarana mengedukasi masyarakat untuk mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.
Menurutnya, keluarga adalah fondasi bangsa. Lansia yang tangguh akan memperkuat peran keluarga dan mendukung keberhasilan program KB secara menyeluruh. “Yang jelas, kita kepingin para Lansia tetap aktif dan berdaya, sehingga bisa menjadi teladan bagi generasi muda,” jelasnya.
Pamong senior ini mengakui, keberadaan sekolah lansia adalah bukti bahwa pembangunan tidak hanya menyasar usia produktif, tetapi juga memastikan warga lanjut usia tetap berdaya. Apalagi, Indonesia Emas 2045 kelak tercapai, bila seluruh lapisan masyarakat, termasuk Lansia, ikut mengambil bagian di dalamnya. (adi)