Makassar, Pedomanku.id:
Kehadiran Dinas Pariwisata di Festival Sinema Prancis 2025 bukan sekadar simbol. Kehadiran dinas pariwisata ini bukan saja sebuah langkah proaktif, melainkan sekaligus upaya untuk memahami tren global dalam pemasaran melalui media visual.
Malam Pembukaan Festival Sinema Prancis 2025 ini, merupakan sebuah kegiatan tahunan yang digelar untuk memperkenalkan budaya Prancis melalui media film. Acara yang menjadi bagian dari rangkaian nasional Festival Sinema Prancis ini berlangsung di XXI Mall Panakkukang, Jumat, 21 November 2025.
Festival Sinema Prancis 2025 sendiri merupakan program resmi yang diselenggarakan oleh Institut Français d’Indonésie (IFI) dan digelar di 14 kota di Indonesia.
Tahun ini, festival menghadirkan total 20 judul film Prancis pilihan yang tayang di jaringan Cinema XXI, IFI, Alliance Française, dan mitra lokal.
Pembukaan festival dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 21 November, termasuk di Makassar, yang memutar film “13 Jours, 13 Nuits” (13 Days, 13 Nights) karya sutradara Martin Bourboulon.
Film thriller berdurasi 112 menit tersebut diputar di Studio 5 XXI Mall Panakkukang dengan subtitle bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Registrasi penonton dibuka mulai pukul 18.00 WITA dan pemutaran film diikuti secara gratis.
Kehadiran Dispar Kota Makassar pada malam pembukaan menunjukkan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap kegiatan kebudayaan berskala internasional, sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk menikmati karya sinema dunia.
Seperti diketahui festival Sinema Prancis, bagi para pecinta seni, buka saja sebuah perayaan, melainkan sebuah panggung. Panggung untuk menyaksikan, belajar, dan yang terpenting, untuk mendekati peluang.
“Festival Sinema Prancis ini adalah bukti nyata bagaimana seni dapat menjadi lokomotif. Kita bagaimana melihat film-film mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga secara halus mempromosikan kota-kota, daerah pedesaan, bahkan kuliner Prancis. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita di Makassar,” tutur seorang penonton. (din pattisahusiwa)