160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


DPP Elang Timur Indonesia : Isra Mi’raj Tingkatkan Kualitas Keimanan

Makassar, Pedomanku,id:

Ormas Elang Timur Indonesia mengucapkan selamat menjalankan peringatan Isra Mi’raj, Nabi Besar Muhammad SAW, 27 Rajab 1447 H. Ucapan tersebut share di playyer Grup DPP Elang Timur Indonesia, Jumat, 16 Januari 2026.

Dalam player yang diunggah Sekretaris Umum Ahmad Rusli, Jumat 16 Januari hari ini, tertulis Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang sarat dengan nilai spiritual, keteladanan, dan penguatan iman.

Melalui peristiwa menyejarah ini, Allah SWT memperlihatkan kebesaran-Nya, serta menegaskan pentingnya shalat sebagai pondasi utama dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.

Momentum peringatan Isra Mi’raj hendaknya menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat ukhuwah, serta mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan istiqamah dalam menjalankan amanah kebaikan,” demikian penutup playyer tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPP Elang Timur Indonesia Imran didampingi Sekretaris Umum (Ahmad Rusli), Wakil Sekretaris (Muh.Faisal), Wakil Bendahara (Sabda), Ketua Bidang Sosial (Asrijal Syahruddin) di Squid Coffe, sore ini memandang, Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa gaib seperti didengar di mimbar mimbar, tetapi  perjalanan yang melukiskan perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai misi sang ‘elang’ yang menembus cakrawala dengan kaki kokoh berpijak di bumi.

Imran menambahkan, Isra adalah perjalanan horizontal, sementara Mi’raj merupakan asensi vertikal yang menentukan. Di sinilah simbolisme “Elang” mencapai puncaknya. “Apalagi, Isra Mi’raj itu bukan sekadar peristiwa gaib seperti didengar di mimbar mimbar, tetapi  melukiskan bagaimana kisah Nabi Muhammad SAW menembus cakrawala dengan kaki kokoh berpijak di bumi,” ujarnya.

Untuk itu, Imran mengharapkan, para kader Elang Timur Indonesia menjadikan peristiwa Isra Mi’raj menjadi seorang penjelajah bumi sekaligus pendaki langit. Di satu sisi, mereka harus terjun ke masyarakat, menghadapi kerasnya realitas sosial, ekonomi, dan budaya. Di sisi lain, mereka harus rutin “naik” ke “sidratul muntaha” melalui dzikir, dan muhasabah yang intens untuk mendapatkan energi.

Dari sinilah, jelas Imran, gerakan sosial Elang Timur akan mengakar. “Perjalanan ini melambangkan misi horizontal para kader Elang Timur Indonesia sebuah eksplorasi, sebuah penjelajahan ruhaniah yang harus termanifestasi dalam amal saleh di tengah tengah masyarakat,” tutupnya. (din pattisahusiwa)

Facebook Comments Box

Baca Juga