Makassar, Pedomanku.id:
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar berkolaborasi dengan Duta Pemuda Kota Makassar menggelar kegiatan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan kepulauan Sangkarrang. Kegiatan yang dikemas dalam “Appilajara Tallu” itu digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025.
Kegiatan yang mencakup aksi bersih-bersih lingkungan, edukasi kesehatan, dan lomba futsal antar kelas bagi pelajar itu bertemakan “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat” sebagai bentuk edukasi langsung kepada anak-anak dan pemuda pulau, sekaligus mendukung pengembangan Pulau Barrang Lompo sebagai bagian dari program “Smart Island” Pemerintah Kota Makassar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Fadly Wellang saat membuka kegiatan Acara yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 14.00 WITA dan antusias oleh warga, terutama pelajar dari SD Inpres Barrang Lompo itu menyampaikan apresiasi atas semangat pemuda dalam mewujudkan gerakan hidup sehat di wilayah pesisir.
Menurut mantan Camat Mamajang itu, “Appilajara Tallu” tidak sekadar edukasi, melainkan sekaligus bentuk nyata kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan di wilayah kepulauan yang selama ini masih menghadapi tantangan serius.
Appilajara Tallu merupakan inisiatif sosial yang bersifat swadaya dan non-budgeter, digagas oleh Duta Pemuda sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Seperti diketahui, data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar pada 2019 menunjukkan bahwa 11% anak di bawah lima tahun di Pulau Barrang Lompo mengalami stunting. Kondisi ini menjadi latar belakang penting dilaksanakannya kegiatan Appilajara Tallu sebagai upaya preventif dan promotif kesehatan di tingkat masyarakat.
Dengan sinergi antara pemuda, pemerintah, dan warga, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya gaya hidup sehat serta menjaga kelestarian lingkungan, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi pulau.
Pulau Barrang Lompo, bagian dari gugusan Kepulauan Spermonde, dikenal sebagai daerah berpenduduk padat dengan potensi wisata bahari tinggi. Namun, wilayah ini juga menghadapi persoalan krusial terkait pengelolaan sampah dan akses terhadap fasilitas kesehatan. (din)