160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Harganas ke-32, Panggung Ekonomi Keluarga dan UMKM Lokal

Makassar, Pedomanku.id:

Ekonomi keluarga dan UMKM lokal memiliki hubungan simbiosis di mana UMKM lokal memperkuat ekonomi keluarga dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan, sementara ekonomi keluarga menjadi basis sumber daya dan penggerak utama UMKM, terutama yang berskala rumahan.

UMKM menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang menciptakan pertumbuhan, inovasi, dan solusi pengentasan kemiskinan.

Disinilah mengapa di sela sela perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 yang dipusatkan di Kota Makassar tak hanya menjadi ajang silaturahmi ribuan kader keluarga berencana, melainkan sekaligus menjadi momentum penguatan ekonomi keluarga melalui promosi produk lokal. Acara puncak akan digelar di Lapangan Karebosi pada 27–28 Juli 2025.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, pada Selasa, 22 Juli 2025 mengemukakan, nantinya, lebih dari 5.000 peserta akan hadir pada peringatan Harganas kali ini.

Selain menjadi ajang temu kader, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dari BKKBN Sulawesi Selatan kepada kader-kader berprestasi yang dinilai aktif dalam penguatan keluarga dan pemberdayaan ekonomi berbasis rumah tangga.

Andi Irwan Bangsawan mengakui peringatan Harganas kali ini menekankan kontribusi keluarga dalam pembangunan ekonomi.  Pada kegiatan ini juga, pihkanya, bukan sekadar selebrasi, tetapi ruang unjuk karya bagi kader dan pelaku usaha keluarga dari seluruh daerah.

Rangkaian acara dimulai pada 27 Juli dengan gerak jalan sehat yang akan melibatkan ribuan kader dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilengkapi dengan door prize berupa paket umrah, sepeda motor, dan hadiah menarik lainnya.

Menurutnya, hadiah ini yang disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader di lapangan,” tambah Irwan. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas antar kader sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi lintas wilayah.

Puncak acara pada 28 Juli akan diisi dengan pameran produk keluarga dari pelaku UMKM dan UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor). Puluhan stand dari berbagai daerah akan menampilkan kerajinan tangan, makanan olahan, dan produk khas lokal lainnya. (adi)

Facebook Comments Box

Baca Juga