Makassar, Pedomanku.id:
Pemerintah perlu memperhatikan nasib masyarakat untuk menjamin kesejahteraan sosial, memajukan pembangunan ekonomi dan infrastruktur, serta mewujudkan pelayanan publik yang prima dan merata, yang pada akhirnya akan menciptakan masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan mandiri.
Juru bicara Fraksi Gerindra diwakili Idris menekankan pentingnya Pemerintah Kota Makassar memperhatikan nasib tenaga kontrak yang dirumahkan, serta mendorong keterlibatan talenta lokal dalam pelaksanaan proyek strategis kota Makassar.
Pernyataan Idris tersebut di sela sela Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar sekaitan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Rabu, 16 Juli 2025.
Ketua DPRD Makassar Supratman memimpin rapat paripurna didampingi tiga pimpinan dewan. Sementara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mistika Ilham turut hadir bersama jajaran SKPD Pemkot Makassar.
Dalam paripurna itu juga Idris menyoroti program Makassar Recover, Stadion Internasional, dan sambungan air bersih, namun menyayangkan belum terakomodasinya secara rinci program pemberdayaan UMKM dalam dokumen RPJMD. Penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM adalah kunci. Ini harus menjadi perhatian serius.
Setelah disahkannya RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kota Makassar diharapkan memiliki arah pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh dalam lima tahun nanti. (ozan)