160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Kadis PPKB Kota Makassar : Sekolah Lansia Tingkatkan Kualitas Hidup

Makassar, Pedomanku.id:

Sekolah lansia adalah program pendidikan non-formal yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para lanjut usia (lansia) melalui berbagai kegiatan. Program ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru di bidang kesehatan, sosial, agama, teknologi, dan lainnya, serta mendorong kemandirian dan kebahagiaan di usia senja. Di Makassar misalnya.

Menyambut rangkaian Kirab Bangga Kencana dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 tingkat Sulawesi Selatan digelar dengan penuh semangat. Acara ini dimeriahkan oleh beberapa kegiatan penting. Salah satunya adalah Launching Sekolah Lansia.

Peresmian Sekolah Lansia pada, Rabu, 25 Juni 2025 itu dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si tersebut bertujuan memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan dan aktivitas yang tepat.

Kegiatan yang juga dihadiri sejumlah pejabat penting, sebut saja, Kepala BKKBN Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, dan Kepala BKKBN Sulawesi Tengah, Tenny C. Soriton, S.Sos., MM, termasuk Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) se-Kota Makassar itu juga dirangkaikan pengukuhan pengurus Gerakan Ayah Teladan Indonesia.

Hadir pula pengurus Genre (Generasi Berencana) Sulawesi Selatan. Pengukuhan ini diharapkan dapat memperkuat peran serta organisasi-organisasi tersebut dalam mendukung program kependudukan dan keluarga berencana di daerah.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi dan kerja sama antarwilayah dalam mendukung keberhasilan program-program kependudukan dan keluarga berencana. Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli dan terlibat aktif dalam pembangunan keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera.

Seperti diketahui, tujuan pendirian sekolah lansia yaitu untuk meningkatkan kesehatan, yaitu untuk memberikan informasi dan pelatihan tentang gizi, pencegahan penyakit, serta senam untuk menjaga kebugaran. Meningkatkan keterampilan, yaitu, melatih keterampilan hidup seperti memasak, menjahit, atau kerajinan tangan, serta keterampilan teknologi agar tidak tertinggal zaman.

Termausk meningkatkan kesejahteraan sosial, yaitu untuk mengurangi kesepian dan isolasi dengan menciptakan wadah interaksi sosial antar lansia, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan pertemanan, dan meningkatkan kemandirian, yaitu memberikan pengetahuan tentang hak-hak lansia, manajemen keuangan, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian. (adi)

 

Facebook Comments Box

Baca Juga