Makassar, Pedomanku.id:
Penyusunan Profil Kependudukan 2025 adalah proses pengumpulan, pengolahan, dan analisis data kependudukan untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional, seperti Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) 2025-2045.
Proses ini melibatkan pembaruan data dan sinkronisasi antarinstansi, yang digunakan oleh pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis bukti, serta mendukung tercapainya Visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP KB) misalnya menggelar Rapat Tim Penyusunan Profil Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana) di Ruang Rapat Sipakalebbi, Lantai 2 Kantor Wali Kota Makassar, Selasa, 12 Agustus 2025.
Kegiatan yang dihadiri 50 peserta dan dibuka Kepala Dinas PP KB Kota Makassar, A. Irwan Bangsawan, M.Si, didampingi Kepala Bidang Data dan Informasi Kependudukan (DALDUK), mengemukakan, penyusunan profil kependudukan memiliki arti strategis, bukan sekadar pengumpulan angka, melainkan gambaran nyata kondisi masyarakat dari berbagai aspek.
Menurutnya, mulai dari jumlah penduduk, struktur umur, persebaran, tingkat partisipasi keluarga berencana, hingga kualitas dan ketahanan keluarga — semua data ini menjadi bahan utama penyusunan kebijakan, perencanaan program, dan evaluasi pembangunan yang tepat sasaran.
Karena itu, Irwan Bangswan menekankan pentingnya data yang lengkap, akurat, dan mutakhir untuk menghadapi tantangan kependudukan seperti pengendalian pertumbuhan penduduk, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan ketahanan keluarga. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Pamong senior ini juga mengajak seluruh anggota tim untuk memanfaatkan forum ini sebagai ajang diskusi terbuka, menyelaraskan data dari berbagai sumber, serta memastikan akurasi dan integritas informasi.
Rapat ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Irvan Roberto, S.Sos., M.Kom dan Dr. Akmal, M.Si, yang membawakan materi terkait penyusunan data kependudukan dan pembangunan keluarga. (adi)