Makassar, Pedomanku.id:
Stabilitas bangsa sangat ditentukan oleh kerukunan umat beragama serta hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah. Itulah mengapa, Indonesia menjadi contoh bagi dunia karena mampu menjaga persatuan di tengah keragaman etnis, agama, dan budaya. Ini menjadi bukti bahwa toleransi dan moderasi dapat menjadi benteng kokoh dari perpecahan.
Pemerintah bersama tokoh agama mendorong internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial, seperti kejujuran, keadilan, dan kemaslahatan. Jika nilai-nilai tersebut benar-benar diamalkan, masyarakat akan hidup tenteram tanpa perlu banyak intervensi dari aparat keamanan. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pun diajak aktif menyebarkan pemahaman keagamaan yang benar demi memperkuat fondasi spiritual bangsa.
Karena itulah, Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili jatuh pada 29 Januari 2025, sekaligus merupakan Tahun Ular Kayu, yang membawa semangat untuk tumbuh, membuka diri terhadap peluang, dan berinovasi.
Menyambut tahun baru Imlek tersebut, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengucapkan selamat bagi yang merayakannya, khususnya kepada masyarakat Tionghoa di Kota Makassar.
“Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Makassar mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025! Semoga kita selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan sepanjang tahun ini,” tulis DPRD Makassar lewat unggahannya di Instagram @dprd_makassar, Selasa, 28 Januari 2025.
Ketua DPRD Makassar Supratman, perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya dirayakan sebagai perayaan keagamaan bagi etnis Tionghoa saja, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar etnis dan agama.
Menurutnya, kunci majunya suatu daerah adalah kuatnya persatuan dan kesatuan masyarakatnya. “Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
Selain itu, pentingnya merawat kerukunan antarumat beragama melalui aksi nyata, salah satunya dengan memperkuat dialog lintas agama. Dialog ini bukan hanya menjadi wadah menyelesaikan persoalan, tetapi juga sarana menggali ide dan mempererat silaturrahmi antarumat. (ozan)