160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Pemkab Maros Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas

Maros, Pedomanku,id:

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, tengah bersiap memangkas anggaran perjalanan dinas, sekitar 50 persen. Pemangkasan itu sekaitan arahan Presdien Prabowo, khususnya penekanan pengeluaran dan mengalihkan dana ke program prioritas. Meski demikian, kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi pengeluaran yang tidak perlu tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Untuk maksud itu, Bupati Maros, Chaidir Syam pada Senin, 3 Pebruari 2025 mengemukakan, , pemangkasan anggaran perjalanan dinas adalah upaya penghematan sesuai perintah pemerintah pusat. Pemkab Maros juga melakukan pengurangan pembelian alat tulis kantor (ATK).

Begitu juga dengan kegiatan seremonial akan dialihkan ke tahun berikutnya. Pengurangan anggaran Pemkab Maros sudah dibahas bersama kepala organisasi perangkat daerah beserta para camat

“Pemkab Maros akan fokus pada pemangkasan perjalanan dinas, ATK, serta kegiatan seremonial yang bisa dialihkan ke tahun depan,” ujarnya.

Chaidar Syam memastikan akan melakukan efisiensi anggaran terhadap kegiatan yang sifatnya tidak mendesak. Perjalanan dinas yang memiliki urgensi tinggi, seperti undangan yang mengharuskan kehadiran langsung, tetap akan dilanjutkan. Namun, perjalanan dinas yang dapat dilakukan secara daring melalui platform seperti Zoom tidak perlu dilakukan secara fisik.

Bupati yang juga mantan Ketua DPRD Maros itu menambahkan, Pemkab Maros juga akan memangkas anggaran ATK yang sebelumnya mencapai Rp5 miliar dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dan mengurangi ketergantungan pada kertas.

“Perlu diperhatian bahwa,  sekalipun, ada pemangkasan, kami pastikan program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tetap berjalan, seperti program sosial dan kesehatan yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Pemkab Maros juga akan memanfaatkan fasilitas pemerintah daerah, seperti gedung serbaguna, untuk mengadakan acara yang memerlukan tatap muka, sehingga tidak membebani anggaran lebih. Pemerintah Kabupaten Maros saat ini masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan terkait pengalihan anggaran untuk mendukung program-program prioritas pemerintah pusat. (titi)

Facebook Comments Box

Baca Juga