160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Perkuat Ketahanan Pangan, Maros Serahkan 10 Traktor Baru Kepada Petani

Maros, Pedomanku,id:

Pemerintah terus memperkuat agenda hilirisasi sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pemerataan kesejahteraan rakyat. Salah satunya di Maros.

Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian. Setidaknya, 10 unit traktor roda empat (TR4) resmi diserahkan kepada kelompok tani dari lima kecamatan: Tompobulu, Mandai, Cendrana, Camba, dan Mallawa. Penyerahan berlangsung di Gudang Rice Milling Unit Haji Sahabu, Dusun Bombongi, Desa Tenringangkae, Kecamatan Mandai, 12 Desember 2025.

Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur mengemukakan, bantuan 10 unit traktor roda empat merupakan hasil fasilitasi dari Kementerian Pertanian, setelah proposal kelompok tani diverifikasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros.

“Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa setiap bantuan diberikan berdasarkan mekanisme resmi, bukan penunjukan,” tuturnya.

Andi Muetazim Mansyur menekankan, alsintan adalah kunci percepatan produksi pangan di daerah. “Kita wajib bersyukur, karena hari ini kita menyerahkan 10 unit TR4 kepada petni di kecamatan. Kita juga berharap bantuan ini dapat membantu percepatan pengolahan lahan dan peningkatan produktivitas petani,” tuturnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros itu juga menepis isu miring mengenai kepemilikan pribadi atas traktor tersebut. Pasalnya, semua alat ini adalah bantuan pemerintah melalui Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian. Jadi, tidak ada kepemilikan pribadi.

Muetazim menyebut, penyaluran alsintan merupakan bagian dari kontribusi Kabupaten Maros dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan pangan nasional. “Pemkab Kabupaten Maros  harus berkontribusi dalam kerja besar Asta Cita. Tugas kita di daerah adalah mengawal implementasinya di lapangan,” sambungnya.

Pernyataan senada dikemukakan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Jamaluddin. Dia menyebut, penyaluran alsintan ini merupakan dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan produksi pangan.

Di sepanjang tahun 2025,  jelas Jamaluddin, Kabupaten Maros menerima 90 unit alsintan dari Kementerian Pertanian, terdiri dari traktor roda dua dan roda empat. Seluruh penyaluran dilakukan sesuai prosedur dan petunjuk teknis, bukan berdasarkan penunjukan kelompok tertentu

Jamaluddin mengakui, salah satu kelompok penerima, Gapoktan Limpoccoe dari Kecamatan Cendrana, akhirnya memperoleh TR4 setelah mengajukan proposal sejak dua hingga tiga tahun lalu. Ketua Gapoktan, H. Sahrial, menegaskan bahwa proses yang mereka tempuh sudah sesuai aturan.

“Pengajuan kami mengikuti mekanisme. bukan penunjukan. Dengan TR4 ini, kami berharap musim tanam bisa bertambah dari dua kali menjadi tiga kali setahun,” jelasnya. (adi)

 

Facebook Comments Box

Baca Juga