160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Pimpinan BAZNAS RI Sebut, Berkurban adalah Bukti Kesalehan

 

Makassar, Pedomanku.id:

Perayaan tahunan Idul Adha ditandai dengan ritual pengorbanan hewan. Pengorbanan ini merupakan praktik yang berakar kuat dalam tradisi Islam, sekaligus memperingati kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putranya, Ismail.

Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, KH.Achmad Sudrajat di sela sela serimoni penyembelihan 11 sapi, dan puluhan kambing di pelataran Holding PT. Danareksa di Kawasan KIMA Makassar, Sabtu, 7 Juni 2025 mengemukakan, penyembelihan hewan hewan korban tersebut sebagai bukti dari keseriusan lembaga pemerintah nonstruktrural dan BUMN  ini dalam meningkatkan kesadaran sosial dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap mustahik.

Taqwa, demikian KH.Achmad Sudrajat, sering diterjemahkan sebagai kesalehan, kesadaran akan Tuhan, atau rasa takut kepada Allah, merupakan landasan iman Islam. Taqwa jugamencakup kesadaran mendalam akan kehadiran Allah, komitmen untuk menaati perintah-perintah-Nya, dan upaya terus-menerus untuk menghindari ketidaksenangan-Nya.

Dalam konteks kurban, taqwa terwujud dalam beberapa cara. Di antaranya, keikhlasan niat—dimana penyembelihan hewan qurban harus dilakukan semata-mata karena Allah, tidak ada motif duniawi, seperti mencari pujian atau kedudukan sosial. Kemudian ada kepatuhan pada hukum Ilahi—dimana hewan harus dikorbankan sesuai dengan pedoman Islam, memastikan penderitaan minimal dan mematuhi pertimbangan etika.

Di sisi lain, pada serimoni penyembelihan hewan kurban hadir di antaranya di antaranya, Yadi Jaya Ruchandi–Dirut PT Danareksa (Persero), PT KBI: Budi Susanto (Dirut), PT KIW: Ahmad Fauzie Nur (Dirut), PT SIER: Didik Prasetiyono (Dirut), PT KIM: Daly Mulyana (Direktur Utama), PT KIMA: Alif Abadi (Dirut), PT KITB Ngurah Wirawan – Dirut, PT JALIN: Argabudhy Sasrawiguna (Dir Ops), PT KBN: Agus Hendardi (Dirut), PT JIEP: Satrio Witjaksono (Dirut). Dari BAZNAS RI  KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional), Argo Sayoto (Kepala Divisi Zakat Perusahaan).

Hadir pula pimpinan BAZNAS Provinsi Sulsel yakni, DR. dr  H. Muh. Khidri Alwi, M.Kes.,MA (Ketua), dan H. Abd Azis Bennu S.Ag ( Waka 4). Plt Ketua BAZNAS Kota Makassar  H. Syaharuddin Mayang, dan Waka IV Bidnag Adminitrasi, Umum, dan SDM-H.Jurlan Em saho’as. Serta BAZNAS Kab Maros yakni, Dr. Ansar Taufik, M.Si (Ketua), dan Nuraini Hutajulu,M.Pd.I (Waka 3).

KH.Achmad Sudrajat mengemukakan, berkorban karena kasih sayang dan amal–berbagi daging dengan mereka yang kurang beruntung merupakan bagian integral dari pengorbanan, yang mencerminkan kepedulian yang tulus terhadap kesejahteraan mereka. Serta, perenungan dan pertobatan—dimana, tindakan pengorbanan berfungsi sebagai pengingat untuk merenungkan kekurangan kita sendiri dan untuk memohon pengampunan dari Allah.

Tentunya, jelas Pimpinan BAZNAS Bidang Koordinasi ini, dengan berfokus pada taqwa, kita mengubah ritual kurban menjadi tindakan ibadah yang bermakna yang memperkuat hubungan kita dengan Allah dan mendorong perubahan positif dalam diri seseorang. Hal ini mendorong kita untuk menumbuhkan nilai-nilai seperti kerendahan hati, kemurahan hati, dan tidak mementingkan diri sendiri, yang pada akhirnya berkontribusi pada masyarakat yang adil dan penuh kasih sayang.

Achmad Sudrajat menyampaikan terima kasih kepada PT.Danareksa. Dia menegaskan, komitmen BAZNAS dan Danareksa berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan memberdayakan masyarakat muslim melalui kolaborasi strategis sudha tak terbantahkan.

“Kerja sama antara BAZNAS dengan Danareksa ini merupakan bukti betapa kekuatan sinergi antara lembaga negara dalam mengatasi tantangan social sangat dibutuhkan. Karena itu, melalui inisiatif ini, baik BAZNAS, maupun Danareksa kepingin menyebarkan kegembiraan Idul Adha kepada saudara-saudari kita di Makassar yang tengah berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dan, semoga daging sapi kurban akan menjadi sumber makanan bergizi yang berharga dan berkontribusi terhadap kesejahteraan ummat di Kota Makassar,” harap KH.Achmad Sudrajat.

KH.Achmad Sudrajat juga berharap, penentuan penerima daging kurban dilakukan secara cermat. “Kita semua berharap kiranya, distribusi daging sapi ini benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerima,” jelasnya.

Di bagian lain, Achmad Sudrajat mengakui, kolaborasi antara BAZNAS dan Danareksa ini menjadi contoh bagi kemitraan di masa mendatang. Dengan bekerja sama, dapat memperkuat dampak dan menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengatasi tantangan sosial dan mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan berbelas kasih.

Kolaborasi ini juga, menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab kolektif dan menunjukkan kekuatan lebih mendalam  dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama perayaan keagamaan seperti Idul Adha.

“Kemitraan antara BAZNASRI dan Danareksa merupakan contoh dari semangat memberi dan berbagi yang merupakan inti dari ajaran Islam,” jelasnya.

Di bagian lain KH.Ahmad Sudrajat menambahkan, BAZNAS dan lembaga amil lainnya diminta untuk tetap melayani masyarakat dengan tiga prinsip yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Aman Syar’i, adalah pengelolaan zakat harus selaras dengan koridor hukum syar’i. Yaitu tidak boleh bertentangan dengan sumber hukum Islam, Al-Quran dan Sunnah. Aman Regulasi, dimaksudkan, pengelolaan zakat harus memperhatikan rambu-rambu peraturan hukum dan perudangan.

Sedangkan Aman NKRI, adalah, pengelolaan zakat di BAZNAS setidaknya, lebih mempererat persaudaraan, menjauhkan diri dari berbagai aktivitas, dan menjauhkan diri dari terorisme, demi menjunjung tinggi dan menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hari ini, kita saksikan bersama keseriusan antara BAZNAS RI dan BUMN Danareksa dalam hal menggembirakan mustahik di Kota Makassar. Sebab, hari ini, kita menyembelih 11 ekor sapi dan puluhan ekor kambing. Kesemua dagingnya akan dibagikan kepada mustahik yang betul betul membutuhkan,” ujar Dirut PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi.

Yadi Jaya Ruchandi mengakui, seluruh jajaran Danareksa merasa sangat terhormat, lantaran dapat berkolaborasi dengan BAZNAS RI dalam inisiatif mulia ini.

“Kami percaya bahwa, kolaborasi dengan BAZNAS-RI ini juga merupakan tanggung jawab social. Danareksa memegang peranan penting dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, makanya, dengan berpartisipasi dalam program ini, jajaran Danareksa berharap dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan mempererat hubungan di antara masyarakat, khususnya kepada kaum muslim di Makassar,’’ jelasnya.

Sebelum menutup sambutannya, Yadi Jaya Ruchandi berharap, pendistribusian daging kurban dapat dilakukan secara efisien dan transparan, sekaligus dapat memastikan daging kurban sampai ke penerima tepat waktu dan tepat sasaran. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga