Makassar, Pedomanku.id:
Di tengah derasnya gelombang informasi dan lanskap media digital yang berkemajuan, kehadiran organisasi media yang kuat, dan visioner menjadi pilar penting. Sebut saja, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Salah satu konstituen dewan pers beranggotakan 27000 media di seluruh Indonesia ini memiliki kemampuan mumpuni. Di tingkat lokal Sulawesi Selatan misalnya, SMSI kini dinakodai jurnalis kawakan yang juga pernah dipercayakan sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi, setelah dilantik Sekretaris Jenderal (Sekjen) SMSI Pusat, Makali Kumar, di Hotel Maleo, Jalan Pelita, Kamis, 11 September siang tadi.
Usai dilantik bersama jajarannya, Anwar Sanusi dikonfirmasi soal program 100 hari pertama mengatakan, bagi SMSI Sulsel program 100 hari itu, bukanlah rangkaian kegiatan biasa. Melainkan manifestasi komitmen, dari sebuah pernyataan tegas tentang arah dan kecepatan yang akan diambil untuk membawa media siber di Sulawesi Selatan yang diunggulkan.
Bahkan, 100 hari pertama nantinya, merupakan fondasi awal untuk membangun ekosistem media siber yang profesional, berintegritas, inovatif, serta berdaya saing. Dan, yang lebih penting adalah memberi manfaat signifikan bagi masyarakat luas.
Program 100 hari juga tidak terlepas dari panggilan jiwa seluruh anggota SMSI Sulsel untuk bergerak bersama, menyatukan visi, dan mengawali perjalanan panjang dengan langkah yang lebih baik.
Bahkan, momentum 100 hari SMSI menunjukkan bahwa, media siber tidak sekadar penyampai narasi pemberitaan, melainkan sekaligus agen perubahan, pilar demokrasi, serta motor penggerak literasi di era berkemajuan saat ini.
“Bagi kami, 100 hari pertama ini merupakan permulaan baru dari sebuah transformasi besar di Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Meski begitu, jelas Anwar, tentunya sebagai nakoda baru di SMSI, termasuk sebagian teman baru, tentunya akan mengawali kepercayaan dan amanah dengan mempererat jalinan kerahiman, memperkuat kekerabatan, dan yang lebih penting adalah menyusun strategi, bagaimana membumikan SMSI di seluruh pelosok di Selatan, pulau Sulawesi ini.
Selain mempererat silaturahim, pihaknya juga akan melakukan rekrutmen, sekaligus menginventarisasi keanggotaan. Pasalnya, jajaran SMSI di Sulawesi Selatan ini belum ada yang terdaftar di SMSI pusat. “Nah, itulah yang kami lakukan, dan perjuangkan. Kami akan berbenah dengan media media yang ada, kemudian menyusun strategi agar bisa masuk dalam bingkai SMSI pusat,” ujarnya.
Sepekan kemudian, jelasnya, jajaran SMSI Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja (Raker). Dalam Raker tersebut pihaknya akan mendatangkan sejumlah narasumber berkompoten dari pemerintah daerah, untuk menyampaikan arahan arahan positif, utamanya dalam hal kerjasama. “Ya, kami akan menunggu waktu paling tepat,” tambahnya.
Menjawab pertanyaan harapan SMSI kabupaten/kota, Anwar Sanusi mengaku akan merangkulnya dengan baik, agar menjadikan SMSI terbesar di Sulawesi Selatan. Bahkan, bersama seluruh jajaran SMSI di kabupaten kota yang ada, pihaknya akan lebih menggaungkan SMSI agar lebih besar. Lebih disegani dan dihormati, bukan saja di Sulawesi Selatan, melainkan nasional. (din pattisahusiwa)