160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Sekum ISNU Sulsel : Tepat Ketua ISNU Bone Jadi Kemenhaj

 

Dr.Mulyadi (tas hitam) dan H.Muh.Rafi As’as

Makassar, Pedomanku.id:
Jajaran Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW-ISNU) Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan selamat kepada H.Muh.Rafi As’as,S.Ag. Pasalnya, Jumat, 28 November 2025, Ketua ISNU Bone itu dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone.
Sekretaris Umum PW ISNU Sulawesi Selatan, Dr.Mulyadi,M.Pd mengaku bangga atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada H.Muh.Rafi As’as.
Sebagai pengurus ISNU Sulsel, demikian Dr.Mulyadi, Kementerian Agama-RI sangat tepat memberikan amanah kepada Magister Manajemen, sekaligus Magister Hukum itu memimpin Haji dan Umrah di Kabupaten Bone.
Pasalnya, H.Muh.Rafi As’as itu memiliki trade record yang bagus, dan amanah.
“Kami melihat, sebagai figur sentral di ISNU Kabupaten Bone, tentunya Bapak H.Muh.Rafi As’as memiliki kemampuan, dan dedikasi yang sudah teruji. Karenanya, ketika beliau mendapat amanah menjadi Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Bone, maka kami meyakini beliau akan menjalankan amanah itu dengan baik dan benar,” jelas Mulyadi.
Akademisi Universitas Islam Makassar (UIM) ini mengakui, negara telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada orang yang tepat menjadi Kepala Kantor Urusan Agama dan Umrah di Tanah Arung Palakka itu. Alasannya jelas, dia mampu memadukan inteletualitas Nahdliyin, dengan hikmad pelayanan ummat Islam.
“Di sisi lain, kami di ISNU Sulawesi Selatan melihat, kepercayaan dan amanah yang kini berada di pundak Bapak Muh.As’as, tidak sekadar disambut hangat oleh kalangan Nahdliyin, tetapi sekaligus dilihat sebagai langkah maju dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam mengurus rukun Islam kelima yang selama ini sangat kompleks dan sensitive,” jelasnya.
Di bagian lain Mul-sapaan akrabnya melihat, amanah kepada Ketua ISNU Bone menjadi Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah yang dilantik secara virtual bersama 20 kepala Kantor kementerian agama kabupaten/kota itu adalah sebuah perlawanan sekaligus kehormatan. Apalagi, pengalaman Muh.As’as di ISNU akan membawa sentuhan khidmah (pelayanan tulus) khas Nahdlatul Ulama, yang menempatkan kepentingan jemaah di atas segalanya.
“Kita ketahui bersama bahwa, transisi dari kepemimpinan organisasi berbasis intelektual, seperti ISNU menduduki pucuk pimpinan kantor haji dan umrah, juga menandai  sebuah sinergi yang diharapkan. Yaitu, memadukan kecerdasan akademis, dengan etos pelayanan publik yang professional,’ urai Mul.
Sebelum mengakhiri komentarnya, Mul yakin seyakin yakinnya, kehadiran H.Muh.As’as di pucuk pimpinan urusan haji Bone adalah representasi ideal dari sinergi antara ulama—yang secara tradisional menjadi pemandu spiritual umat.
“Kapabilitas kepemimpinan tidak hanya teruji di medan politik, tetapi juga di organisasi keagamaan yang mendalam, memberikan modal sosial dan intelektual yang tak ternilai untuk mengemban amanah pelayanan suci umat. Dan, ummat Islam Bone kini menantikan bagaimana sentuhan kader ISNU yang juga Nahdliyin akan mengubah pelayanan haji menjadi lebih prima dan memuaskan,” tutup Mul. (din pattisahusiwa/ISNU Makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga