Makassar, Pedomanku.id:
Kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memegang peranan penting sebagai payung organisasi bagi pemilik media siber. SMSI Provinsi Sulawesi Selatan dipimpin jurnalis kawakan yang pernah memegang amanah sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Sulawesi Selatan. Anwar Sanusi, salah satunya.
Di provinsi dengan dinamika politik, ekonomi, dan budaya yang sangat kaya inilah, tentunya, program kerja SMSI tidak sekadar dilihat dari sudut pandang organisasi, melainkan harus diukur dari dampak dan relevansinya di semua lapisan masyarakat.
Bagi masyarakat di provinsi yang kini dipimpin Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi ini, pandangan terhadap program kerja SMSI adalah cerminan, sekaligus harapan terhadap ekosistem media siber yang hebat, yang sehat, yang etis, dan tentunya yang bertanggung jawab.
Untuk itu, Jumat, 3 Oktober siang nanti, pengurus harian, panitia rapat kerja, serta ketua ketua seksi di undang untuk menindaklanjuti hasil rapat kerja pengurus SMSI masa hikmad 2025-2029 di Hotel Claro, Sabtu, 26 September lalu.
Seperti tersirat dalam undangan yang disampaikan melalui Grup WA New Anggota SMSI Sulsel, rapat pleno berlangsung di Sekretariat SMSI, Pasar Segar, Ruko RB 3.
Ketua SMSI Sulsel dikonfirmasi terpisah mengakui, kehadiran pengurus kali ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah momentun penting, di tengah nuansa keakraban yang hangat. Pertemuan kali ini pemilik media siber, sekaligus jurnalis bersatu padu, guna mengukuhkan dan memfinalkan rumusan rapat kerja yang telah dibuat bersama.
Seperti diketahui, SMSI tidak membutuhkan ratusan media siber, melainkan sedikit media yang berkualitas. Makanya, program kerja SMSI harus fokus pada kualitas, bukan kuantitas.
Kesuksesan SMSI di Sulsel bukan diukur dari banyaknya anggota yang terdaftar, melainkan dari seberapa tinggi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap berita yang mereka konsumsi setiap hari. Dan, perlu diingat bahwa, SMSI memegang kunci untuk memastikan bahwa nadi informasi Sulsel tetap berdetak kencang, sehat, dan mandiri. (din pattisahusiwa)