Maros, Pedomanku,id:
Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah tunjangan yang diberikan kepada ASN, selain gaji pokok dan tunjangan lain yang sah, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
TPP ini merupakan bagian dari manajemen ASN dan bertujuan untuk meningkatkan kinerja, motivasi, dan kesejahteraan pegawai. TPP bagi ASN di kabupaten Maos misalnya.
TPP bagi ASN di Kabupaten Maros belum cair hingga akhir Juli. Karena itulah, Bupati Maros, Chaidir Syam memastikan TPP akan dibayarkan bulan ini. “Saat ini sedang dihitung. Pasti dibayar bulan ini, tidak lewat bulan berjalan,” jelasnya, pada Kamis 25 Juli 2025,.
Bupati dua periode, yang juga mantan Ketua DPRD Maros itu juga meminta ASN tetap tenang dan tidak khawatir soal hak mereka. Keuangan daerah dikelola hati-hati. Tapi hak ASN tetap prioritas.
Pernyataan senada dikemukakan Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, menjelaskan keterlambatan pertimbangan arus kas, atau Cashflow. Taksiran nilai TPP tersebut sekitaran Rp4,5 miliar.
Menurutnya, tidak ada ketentuan tanggal pasti, makanya Sekda Maros meminta cashflow dan realisasi pendapatan. Dia memastikan keterlambatan bukan karena efisiensi anggaran.
“Jadi keterlambatan pembayaran TPP bagi ASN di Maros ini bukan lantaran efisiensi, melainkan melihat kebutuhan lain. Misalnya BPJS Kesehatan, ADD (Alokasi Dana Desa), GU (Ganti Uang), dan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja).
Mantan Kadis DLH Maros ini memastikan, tidak ada potongan jumlah TPP ASN. Makanya, pembayaran tetap dilakukan dalam bulan berjalan. Soal besaran TPP yang didapat para ASN, sangat tergantung kinerja masing-masing ASN. (din)