160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Tim Baznas Tanggap Bencana Makassar Tingkatkan Kapasitas Pelatihan Relawan

Makassar, Pedomanku.id:

Dalam konteks kemanusiaan, peran BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam mitigasi dan tanggap bencana tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga merupakan pilar penting dalam menjaga martabat manusia yang terdampak musibah.

Karenanya, BTB tidak sekadar menjadi tim lawan, melainkan berputar nyata dari amanah Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) umat yang dibarengi aksi penyelamatan jiwa. BTB Makassar misalnya.

Komandan BTB Makassar, Rijal Syahruddin di ruang kerjanya, Selasa, 7 Oktober sore tadi mengemukakan, BTB Kota Makassar berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas pelatihan relawan, termasuk pelatihan trauma healing.

Menurutnya, BTB Kota Makassar yang berpangkalan di BAZNAS Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini Makassar, turut berpartisipasi dalam Simulasi Kesiapsiagaan Bencana  yang diselenggarakan oleh BPBD Kota Makassar, bertempat di Anjungan Tugu MNek Center Poin Indonesia.

Kegiatan simulasi  tersebut, jelasnya,  bertujuan untuk meningkatkan kesiapan, koordinasi, dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana  seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang menjelang musim hujan.

“Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, BPBD, PMI, relawan, serta perwakilan instansi dan organisasi kebencanaan lainnya,” tutur didampingi Wakil Komandan BTB Makassar, Sudirman N.

Rijal mengakui, keikutsertaan dirinya dan tim BTB Kota Makassar menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung upaya pemerintah kota Makassar di bawah kepemimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota, Aliyah Mustika Ilham untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di kota berpenduduk lebih 1,7 juta jiwa ini.

Rijal menambahkan, pentingnya pelatihan ini, lantaran didorong oleh kesadaran bahwa, Makassar, sebagai kota padat di kawasan timur Indonesia, memerlukan strategi penanggulangan bencana yang tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif.

“Komitmen BTB Makassar, tentunya dalam menghadapi potensi risiko bencana di masa depan dengan berpartisipasi aktif dalam Simulasi Kesiapsiagaan Bencana skala besar yang dihelat hari ini. Simulasi yang dirancang dengan skenario tahun 2025 ini tidak terlepas dari menguji Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kecepatan respons tim di tengah tantangan multi-bencana perkotaan,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, alumni kampus merah, Unhas itu menambahkan, setiap tetes keringat relawan BTB, ada energi tulus dari para muzakki (pemberi Zakat) yang mempercayakan hartanya. Harta tersebut tidak hanya berpindah tangan, melainkan telah menjelma menjadi perahu penyelamat, ambulans darurat, dan pelukan hangat bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga