Makassar,Pedomanku.id:
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin Budianto Turupadang menghadiri pembukaan International Symposium Makassar Biennale 2025. Kegiatan seni Internasional dua tahunan bertemakan “Revival” ini diselenggarakan oleh Yayasan Makassar Biennale di Auditorium Kalla Institute, Senin 17 November 2025.
Gelaran ini berlangsung selama dua minggu, mulai 17 hingga 30 November 2025, menghadirkan rangkaian simposium internasional, intervensi ruang publik, lokakarya, dan bincang seni yang seluruhnya berangkat dari gagasan kebangkitan seni sebagai kekuatan transformatif.
Benyamin Budianto saat mewakili Walikota Makassar, Munafri Arifuddin mengemukakan, tema Revival atau kebangkitan– adalah jalan keluar dari konsekuensi kemanusiaan yang jatuh, lalu bangkit kembali—kemudian diangkat dalam kegiatan bertaraf internasional, tidak sekadar menjadi bagian dari agenda serimonial, melainkan sebagai penanda perayaan kebangkitan kreativitas, pengetahuan, dan koneksi.
Bagi Dinas Pariwisata Kota Makassar, demikian Benyamin Budianto, tema Revival lahir dari pertanyaan mendasar tentang arti seni dan warisan budaya bagi warga kota.
Apalagi, Makassar sebagai kota yang memiliki warisan budaya dan sejarah yang kuat, Makassar memandang kegiatan seni-budaya sebagai elemen krusial dalam membentuk identitas kota sekaligus memperluas daya tarik pariwisata.
Rangkaian kegiatan ini turut menghadirkan Keynote Lecture oleh Professor Tom Murray dari Macquarie University, Sydney, Australia yang membawakan materi berjudul “Creative Arts, Knowledge, Empathy, and Connection”.
Selain itu, juga ada screening film “Marege: Awaiting Macassan” oleh Ahmad Wildan Noumeiru dari Sky Project, yang memperkaya pengalaman peserta melalui perspektif visual dan sejarah.
Dispar Kota Makassar berharap Makassar Biennale 2025 yang berlangsung hingga 30 November tahun ini, dapat menarik lebih banyak wisatawan serta menjadi ruang edukasi positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitasnya secara produktif, dengan tetap berpedoman bagaimana produk pikiran yang menjelaskan cara manusia memahami dirinya. (din)