160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Kadis PPKB Makassar Komitmen Percepat Penurunan Stunting

Makassar, Pedomanku.id:

Penurunan stunting adalah upaya pencegahan dan penanganan stunting (kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis) melalui berbagai intervensi pemerintah dan masyarakat, mulai dari memastikan asupan gizi ibu hamil dan anak, pemantauan pertumbuhan, hingga perbaikan lingkungan hidup.

Data terakhir menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia turun menjadi 19,8% pada tahun 2024, namun masih perlu upaya lebih keras untuk mencapai target nasional. Salah satunya di Kota Makassar.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Makassar Tahun 2025 di Gedung Ballroom Government Center, Lantai I, Selasa, 22 Juli 2025.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Bidang DPPKB Kota Makassar, para pimpinan SKPD terkait, seluruh camat atau yang mewakili, para Kepala UPT KB se-Kota Makassar, serta para Penyuluh KB.

Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan di sela sela pembukaan Rapat Koordinasi sekaligus menjadi narasumber utama. Dalam paparannya, Kadis menyampaikan arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi TPPS.

Kadis juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam menanggulangi permasalahan stunting.

Irwan Bangsawan, menambahkan bahwa upaya percepatan penurunan stunting membutuhkan kolaborasi nyata dari semua pihak. “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga terkait pola asuh, kesehatan, dan lingkungan. Karena itu, kami mengajak seluruh stakeholder untuk terus memperkuat kerja sama agar target penurunan stunting di Kota Makassar dapat tercapai sesuai harapan,” jelasnya.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan, Kurniati Tahir, saat mendampingi Kadis PPKB Makassar memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana. Selain menjadi wadah evaluasi, rapat koordinasi ini juga berfungsi sebagai forum konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis antarinstansi.

Jika seluruh program dan kegiatan terkait percepatan penurunan stunting di Kota Makassar dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan, maka komitmen  Pemerintah Kota Makassar menurunkan angka stunting melalui pendekatan lintas sektor, mulai dari peningkatan kualitas gizi, pelayanan kesehatan, edukasi keluarga, hingga penguatan peran penyuluh di lapangan dapat tercapai. (adi)

Facebook Comments Box

Baca Juga