160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Warga Mamajang minta para Calon Walikota Utamakan pendidikan

Makassar, Pedomanku.id:

Warga Kecamatan Mamajang meminta para kandidat yang akan bertarung di Pilwali 27 Noveber mendatang untuk mengkapanyekan program program  yang mengutamakan pendidikan. Tujuannya agar, nak anak didik di Kota Makassar ini “Nyaman Pendidikan Paripurna“.

Pasalnya, jelas Hamsiah, salah seorang warga Mamajang saat menghadiri acara “Ngobrol bareng” salah satu kandidat walikota dan wakil walikota di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Selasa, 20 Agustus 2024.

Hamsiah mengakui,  sekalipun saat ini di Kota Makassar, biaya pendidikan baik tingkat SD maupun SMP sudah gratis, namun belum paripurna.  “Terus terang, setiap tahun ajaran baru biaya anak saya untuk sekolah sangat mahal. Mulai seragam, buku, sepatu, dan perlengkapan lain,” tegasnya.

Menurutnya, kebutuhan pendidikan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat saat ini, sehingga harus merogoh kocek dalam-dalam demi memenuhi kebutuhan seragam sekolah anak.

“Boleh dibayangkan anak saya ada yang SD dan SMP, saat tahun ajaran baru masing-masing itu harus punya seragam baru, buku baru, sepatu baru. Memang begitu mahal,” urainya.

Mendengar curhatan warga tersebut, kandidat wakil walikota tersebut mengemukakan, pendidikan adalah hak bagi seluruh anak tanpa harus terbebani biaya, seperti seragam dan perlengkapan sekolah lainnya. Karena itu, ia bersama calon walikota telah  berkomitmen dan berupaya menghadirkan program nyaman pendidikan paripurna, agar para orang tua tidak risau lagi memikirkan biaya apapun.

“Insyaallah kalau rakyat memberikan amanah kepada kami memimpin Kota Makassar, maka prioritas dalam pendidikan adalah gratis mulai seragam hingga perlengkapan sekolah lainnya,” tuturnya.

Baginya, konsep nyaman pendidikan paripurna yang diusungnya adalah upaya untuk meringankan beban orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya. Dengan demikian, program tersebut merupakan langkah tepat untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat Kota Makassar saat ini, bukan lagi sekadar janji manis belaka. (ozan)

 

Facebook Comments Box

Baca Juga