160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

OPINI

“LINGUISTIK FORENSIK: Mengurai Pasal Karet UU ITE yang Memenjarakan Bahasa Indonesia.” (2)

Prof. Dr. Drs. Mas’ud Muhammadiyah, M.Si Tahun 2021, Prita Mulyasari —seorang ibu rumah tangga biasa—merasakan bagaimana dingin logam jeruji penjara menyentuh kulitnya. Kesalahannya? Sekadar menuangkan keluh kesah dalam surat elektronik (email) tentang pelayanan rumah sakit yang mengecewakan. Kata-kata yang ia rangkai di hadapan layar komputer, tanpa pernah ia sangka, akan menjadi belenggu yang menariknya ke […]

Intelektual NU di Tengah Arus Global : Pluralisme, Ekoteologi, dan Digitalisasi

  Oleh: Zaenuddin Endy Perkembangan isu-isu global seperti pluralisme, krisis ekologis, dan digitalisasi menghadirkan tantangan serius bagi komunitas keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama. Dalam konteks tersebut, intelektual NU memainkan peran strategis sebagai penafsir tradisi sekaligus penggerak transformasi sosial. Respons yang dibangun tidak bersifat reaktif, melainkan berbasis pada fondasi teologis dan metodologis yang telah lama mengakar dalam […]

Menjaga Integritas Demokrasi : Strategi Komprehensif Pencegahan Politik Uang

Oleh: Zaenuddin Endy Politik uang merupakan salah satu patologi demokrasi yang paling destruktif karena mereduksi proses politik menjadi transaksi pragmatis jangka pendek. Ketika suara pemilih dipertukarkan dengan imbalan materi, maka legitimasi moral dan kualitas representasi politik ikut tergerus. Demokrasi tidak lagi berfungsi sebagai mekanisme artikulasi kepentingan publik, melainkan sebagai arena pertukaran kepentingan individual yang dangkal. […]

Analisis Kebijakan Terhadap JDIH dalam Meningkatkan Akses Informasi Hukum

Febi Lestari, S.H Abstrak Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam menyediakan akses informasi hukum yang terpadu, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Keberadaan JDIH diharapkan mampu mendukung prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan JDIH dalam mendukung […]

BAZNAS dan Jalan Sunyi Mengurus Mustahik

Kultum (Kuliah Terserah Antum) By ATM Mengurus orang miskin itu pekerjaan sunyi. Tidak viral. Tidak glamor. Tidak banyak tepuk tangan. Kalau bagi-bagi sembako pas kamera menyala, itu baru ramai. Tapi setelah kamera mati, setelah spanduk diturunkan, setelah caption “Alhamdulillah berbagi” diunggah… kemiskinan tetap tinggal. Di situlah pekerjaan sesungguhnya dimulai. Banyak orang ingin jadi donatur, tapi […]

Tiga Darah Sulawesi Selatan untuk Nahkoda PBNU

Oleh: Zaenuddin Endy Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang akan datang bukan sekadar forum rutin lima tahunan, melainkan momentum penting menentukan arah, watak, dan kualitas kepemimpinan PBNU ke depan. Dalam konteks inilah, wacana tentang figur-figur yang layak menjadi Ketua Umum PBNU menjadi relevan dan strategis untuk didiskusikan secara terbuka, dewasa, dan bertanggung jawab. Sebagai organisasi keagamaan […]

Peran Intelektual NU dalam Pendidikan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

  Oleh: Zaenuddin Endy Kontribusi intelektual NU dalam pendidikan sosial dan pemberdayaan masyarakat berakar pada tradisi panjang pesantren yang menempatkan ilmu sebagai sarana transformasi sosial. Sejak awal, pendidikan dalam lingkungan NU tidak dipahami secara sempit sebagai transmisi pengetahuan keagamaan, melainkan sebagai proses pembentukan kesadaran sosial dan moral umat. Intelektual NU memosisikan pendidikan sebagai instrumen pembebasan […]

Harga Emas Naik, Ujian untuk Berzakat

Kultum (Kuliah Terserah Antum) By ATM Harga emas naik. Lagi. Grafiknya bikin mata berbinar, hati bergetar, dan… kalkulator mendadak jadi ustaz. Bukan untuk menghitung pahala, tapi menghitung: “Kalau zakatnya segini, lumayan juga ya…” Di sinilah zakat diuji. Bukan saat harta sedikit, tapi justru ketika nilainya melonjak. Emas naik itu kabar gembira bagi aset, tapi tantangan […]

Kalau Zakat 2,5 Persen, Infak Mesti di Atasnya

By Ust ATM Ada satu kebiasaan unik umat kita: zakat dihitung pakai kalkulator, infaq dihitung pakai perasaan—yang seringnya perasaan lagi pelit. Zakat 2,5 persen itu jelas. Rinci. Tegas. Ada nisab, haul, rumus, bahkan aplikasinya. Tinggal klik, keluar angka. Setelah itu hati terasa plong. Seolah-olah sudah menuntaskan kewajiban finansial kepada langit. Masalahnya, banyak yang berhenti di […]

More posts