160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Ormas Elang Timur Indonesia Kolaborasi BAZNAS Khitan 100 Anak Dhuafa

Makassar, Pedomanku,id:
Kehadiran Organisasi Masyarakat (Ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan, sekaligus dianggap sebagai organisasi premanisme. Namun, apa yang ditunjukkan Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi khitanan gratis bagi anak dhuafa, menjadi contoh terbaik, sekaligus barometer bagi organisasi sejenis sebagai wujud nyata dari ‘tangan di atas’ yang merawat martabat antarsesama, sekaligus menjadi pilar sosial.
Suasana Sekolah Dasar Negeri Kompleks IKIP, Jalan Pettarani, Ahad, 21 Juni pagi tampak berbeda. Hari ini, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa. Bukan hanya itu, Ormas Elang Timur juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah juga di lokasi yang sama.
Khitanan gratis di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham yang dibuka Ketua Dewan Pembina Ormas Elang Timur Indonesia, Dr. H. Andi Syahrum Makkuradde, SS,SE,M.SI itu, merupakan kolaborasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Elang Timur Indonesia.


Saat membuka kegiatan sosial itu, Dr.H.Andi Syamrum Makkuradde mengemukakan, kolaborasi antara BAZNAS Kota Makassar dengan Ormas Elang Timur Indonesia bukan semata kegiatan seremoni, melainkan wujud nyata, bagaimana Ormas yang dipimpin Imran,SE itu mampu bertransformasi menjadi pilar sosial.
Menurut Dr.H.Andi Syahrum Makkuradde yang juga Plt.Dirut PDAM Kota Makassar itu, setidaknya ada pesan dari aksi sosial keummatan yang dilakukan BAZNAS Kota Makassar dan Ormas Elang Timur Indonesia melalui khitanan gratis.
“Jadi, setidaknya, Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Makassar dalam kegiatan khitanan gratis ini adalah salah satu bentuk kebaikan yang akan terus mengalir amalnya. Karena itulah, harapan kami semoga langkah baik ini menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, demi pembangunan di Kota Makassar yang lebih humanis,” ujarnya.
Sebelum menutup sambutan pada kegiatan yang diketuai Ansyari Rangkuti itu,  mantan Camat Biringkanaya itu juga menitip pesan hangat dari Walikota Makassar, Munafri Arifuddin. “Tadi Pak Walikota juga menyampaikan pesan baik kepada Ormas Elang Timur Indonesia, maupun BAZNAS Kota Makassar,” urainya, seraya mengharapkan, antara BAZNAS dan Ormas Ealang Timur juga dapat melakukan kegiatan serupa di Kecamatan Biringkanaya.
Menjawab harapan Dr.H.Syahrir Makkuradde, Ketua BAZNAS Kota Makassar diwakili Kepala Bagian (Kabag) II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Nabil Salim mengakui, tahun 2026 ini lembaga pemerintah nonstruktural berlamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar tersebut akan menghitan 1500 ‘burung’ anak keluarga dhuafa. Karena itulah, pihaknya akan menyampaikan harapan tersebut kepada pimpinan BAZNAS, sehingga bisa terealisasi.


Menurut Nabil Salim, kolaborasi dengan Ormas Elang Timur Indonesia sekaligus menjadi sinergi paling MULIA, lantaran dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di Ibukota Sulawesi Selatan ini.
‘’khitanan merupakan agenda yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga dhuafa. Disisi lain, kita ketahui bersama bahwa, kegiatan khitanan massal dan gratis ini tidak hanya sekadar aspek kesehatan dan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak untuk siap secara fisik dan mental menghadapi lingkungan sekolah yang baru,” jelasnya.


Nabil Salim menambahkan, khitanan massal dilakukan dengan standar medis yang ketat. Tim dokter dan paramedis profesional dilibatkan untuk memastikan prosedur berjalan aman, steril, dan nyaman bagi para peserta.
Menyinggung asal dana dalam program khitanan gratis ini, Nabil Salim mengaku berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah dari ASN muslim se kota Makassar, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid, dan lembaga lembaga pemerintah yang terkait dengan Pemkot Makassar. Di antaranya PDAM.
‘Kita ketahui persis bahwa, UPZ yang berpangkalan di PADM Kota Makassar rutin setiap bulan menyerahkan ZIS melalui BAZNAS Makassar. Karena itu, langkah yang dilakukan Ormas Elang Timur Indonesia dengan Ketua Dewan Pembinanya kini Plt Dirut PDAM merupakan salah satu langkah yang tepat.
Di bagian lain Nabil Salim melihat, khitanan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan BAZNAS Makassar. Sebut saja, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian.
Ketua Umum DPP Elang Timur Indoensia, Imran,SE menjelaskan, kehadiran Ormas sering dianggap bentuk premanisme. Tetapi, ketika kehadiran Elang Timur di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan telah memberi warna baru. Misalnya saja, Ormas yang bermarkas di Jalan Andi Djemma itu terus bergerak dengan menitikberatkan pada kegiatan sosial.

“ Kami selalu melakukan kegiatan sosial. Bulan lalu misalnya, kami juga menyerahkan bantuan air bersih bekerjasama dengan PDAM Makassar. Kami masuk lorong lorong untuk menyerahkan air bersih bagi mereka yang betul betul membutuhkan, utamanya di Utara Kota,” tuturnya.
Alumni Fakultas Ekonomi UVRI itu menambahkan, Ormas sekaliber Elang Timur Indonesia selain telah hadir di 15 kecamatan di Kota Makassar, juga sudah terbentuk di beberapa kabupaten kota di Sulawesi Selatan.
Ormas Elang Timur juga memiliki sayap sayap begitu kuat, dilandasi dengan niatan suci. Ormas ini juga telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga