Suasana penyerahan bantuan (foto:nyong)
Makassar, Pedomanku,id:
Wakil Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag. MH menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi puluhan anak anak Sekolah Dasar Baraya I dan Baraya II, Senin, 28 September 2026, siang hari ini. Bantuan serupa juga dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP., M.Si.
Di sela sela penyerahan bantuan, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH mengemukakan, mewakili pimpinan BAZNAS Makassar, pihaknya tidak semata menyerahkan peralatan sekolah seperti baju, buku tulis, tas, sepatu dan lainnya, melainkan sekaligus suntikan semangat agar asa anak-anak tidak ikut padam terbakar api, melainkan menggairahkan mereka menatap masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena musibah datang. “Musibah boleh saja menghancurkan harta benda, karena sekali waktu bisa terganti. Rumah yang terbakar bisa dibangun lagi. Tapi masa depan anak-anak, harus terus dikawal,” demikian motivasi Abdul Azis Ilyas.
Ketua PITI Kota Makassar itu menambahkan, bantuan yang diserahkan merupakan wujud nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang selama ini dihimpun BAZNAS Makassar melalui ASN Pemkot Makassar, termasuk didalamnya guru guru muslim, dan para muzakki lainnya di Kota Makassar.
Bantuan ini menjadi lebih dari sekadar sekadar tas dan buku. Ini adalah simbol harapan dan solidaritas. Di balik musibah yang memilukan, uluran tangan dari para muzakki melalui BAZNAS dan gerak cepat pemerintah kota menunjukkan bahwa para korban tidak sendirian.
“Dan, yang tak kalah penting, bantuan ini merupakan instruksi dari Walikota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin kepada BAZNAS Makassar agar selalu membuat program program yang ber-DAMPAK kepada masyarakat yang benar benar membutuhkan,” tutup Abdul Azis Ilyas didampingi Kabag II Nabil Salim, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Asrijal Syahruddin, serta staf amil Syarifuddin Pattisahusiwa.
Pernyataan senada dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman. Ia menambahkan, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap psikososial dan hak belajar anak-anak penyintas bencana.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS Makassar yang bergerak cepat. Sinergi ini adalah bukti nyata kepedulian bersama. Dinas Pendidikan juga memastikan anak-anak ini tetap bisa ke sekolah dengan fasilitas seadanya sambil pemulihan psikologis dan fisik dilakukan,” tuturnya. (din pattisahusiwa)