Makassar, Pedomanku.id:
Kota Makassar, yang selama ini dikenal sebagai gerbang timur Indonesia, sekaligus surganya kuliner laut, kini resmi menjelma menjadi destinasi belanja yang tak kalah menggoda. Melalui inisiatif ambisius yang digagas Dinas Pariwisata Kota Makassar, “Kick off Makassar Great Sale” ini dibuka Walikota Makassar, H.Munafri Arifuddin di Arcade Mall Ratu Indah, Jumat, 7 November malam ini.
Hadir pada ajang bergengsi ini, Kepala Dinas Pariwisata, Hendra Hakamuddin, dan pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat. Hadir pula kepala kepala SKPD se Kota Makassar, stakeholder pariwisata, perhotelan, perdagangan, serta undangan lainnya.
Walikota Munafri Arifuddin mengaku, salah satu titik tekan ‘Kick off Makassar Great Sale’ yang dihelat hingga 6 Desember 2025 oleh Dinas Pariwisata tersebut berfokus dalam meningkatkan, dan berkontribusi terhadap perekonomian di Ibukota Sulawesi Selatan ini.
Kick off Makassar Great Sale, demikian walikota bertitel Sarjana Hukum Unhas ini, lebih dari sekadar kalender belanja, melainkan sekaligus deklarasi bahwa pusat pusat usaha yang berpangkalan di delapan mal di Makassar masing masing Mall Ratu Indah, Trans Studio Mall Makassar, Nipah Park, Phinisi Poin Malla, Mall Panakkukang, Panakukang Square, dan Makassar Town Square ini siap menyambut kembali gairah ekonomi, yang pernah lesu beberapa tahun belakangan.
Appi-sapaan akrab walikota berpasangan Aliyah Mustika Ilham (Wakil Walikota) ini berharap, kiranya Kick Makassar Great Sale yang digelar sekaitan pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kota Makasar ke-418 tahun ini dapat menghadirkan angin segar bagi pelaku usaha, apalagi ada tawaran dan diskon besar, yakni 49 persen.
“Kick off Makassar Great Sale adalah strategi komprehensif untuk mendongkrak daya ungkit perekonomian di Kota Makassar,” ujarnya.
Meski begitu, jelas Appi, Kick off Makassar Great Sale tidak sekadar pemotongan harga yang besar, tetapi merupakan tempat, bagaimana para pelaku usaha, dengan tenan tenan yang ada, bisa memberikan sumbangsih nyata terhadap proses perekonomian.
Di bagian lain, Appi juga memberi pesan kiranya jajaran Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat memberikan ruang atau sudut sudut di mal mal kepada UMKM lokal.
“Saya harapkan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia ikut berpartisipasi dan memberi ruang kepada UMKM lokal agar bisa bersama sama secara representatif bagi mereka. Karena kita ingin mereka memiliki ruang untuk meninkatkan kualitas dari barang yang mereka hasilkan,” harapnya, seraya menambahkan, peran UMKM dalam inisiasi ini dapat menampilkan produk lokal khas Makassar yang disandingkan dengan merek-merek kelas atas.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin mengemukakan, Explore Makassar Great Sale memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan volume transaksi. Kedua, yang lebih penting adalah mengubah citra Makassar dari sekadar kota transit menjadi kota tujuan wisata belanja. (din pattisahusiwa)