160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


PKUMI – Islamic Village School Bekali Siswa Hadapi Quarter Life Loading dengan Penguatan Spiritual

Tangerang, Pedomanku,id:

Estafet kolaborasi antara Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) dan Islamic Village School International Baccalaureate terus berlanjut. Setelah sukses menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadhan dalam kegiatan Soul Recharge Camp bersama 12 mentor dari mahasiswa dan alumni PKUMI, kini pihak sekolah kembali mempercayakan mahasiswi PKUMI untuk mendampingi siswa-siswi kelas 12 SMA dalam fase krusial mereka.
Kegiatan bertajuk Qimmatu Dirasah: Motivation for Future and Self Spiritual ini menjadi puncak pembelajaran bagi siswa kelas 12 setelah menyelesaikan rangkaian ujian praktik pelajaran agama. Acara ini dirancang khusus sebagai bekal semangat dan penguatan spiritual sebelum mereka melangkah ke dunia perkuliahan dan mengejar kampus impian.


Menyeimbangkan Khauf dan Raja’ dalam Meraih Mimpi
Dalam sesi pertama, Nur Kholisah, S.Ag. membawakan materi bertajuk “Quarter Life Loading: Balancing Khauf and Raja’ in Achieving Dreams.” Nur membedah tantangan psikologis dan spiritual yang sering dihadapi anak muda saat mulai memasuki fase kedewasaan.
Berdasarkan pemaparan Imam Al-Ghazali, Nur menjelaskan dua pilar penting dalam hati seorang mukmin:
Khauf (Rasa Takut): Antisipasi terhadap hal yang tidak disukai di masa depan. Dalam konteks meraih mimpi, ini muncul sebagai rasa khawatir tidak lolos seleksi SNBP atau takut gagal. Serta
Raja’ (Harapan): Penantian penuh cinta terhadap sesuatu setelah memaksimalkan seluruh sebab yang berada di bawah kendali manusia.
Nur menekankan bahwa kesuksesan hanya milik mereka yang berani mencoba, perbanyak trial-error di masa muda atas segala peluang, kesempatan dan berani keluar dari zona nyaman. Melalui penguatan iman kepada Qadha dan Qadar, siswa diajak untuk percaya pada takdir Allah yang dirasa sulit, di luar ekspektasi manusia dan seringkali datang di waktu yang paling tepat, bukan sekadar waktu yang diinginkan manusia. Ia pun memberikan life hack dari Rasulullah ketika hendak meraih mimpi untuk merahasiakan proses terlebih dahulu, euforialah kemudian.
Formula M-T-T: Gapai Mimpi Tanpa Lupa Ilahi
Sesi kedua dilanjutkan oleh Siti Rif’atussa’adah Sitorus Pane, S.Th.I., M.A. dengan tema “Gapai Mimpi Tanpa Lupa Ilahi.” Siti membagikan “Rumus Meraih Mimpi” yang komprehensif:
1. M (Motivasi): Meluruskan niat semata-mata karena Allah agar apa yang diimpikan bernilai ibadah dan manfaat bagi sesama.
2. T (Tekun): Menunjukkan usaha maksimal yang melibatkan kerja keras dan kesabaran dalam menghadapi proses yang tidak jarang melelahkan.
3. T (Tawakal): Setelah ikhtiar maksimal, langkah terakhir adalah berserah diri sepenuhnya kepada hasil yang ditetapkan Allah sebagai pilihan terbaik.
Acara ini menekankan bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan awal untuk bangkit lebih kuat. Ketika sudah berhasil meraih mimpi di kampus impian, siswa diingatkan untuk tetap menjaga prinsip agama, menetapkan batasan (boundaries) yang sehat dalam pergaulan, serta menghindari overconfidence yang dapat menutup pintu kerendahan hati.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan para lulusan Islamic Village School tidak hanya cerdas secara akademik dengan kurikulum internasionalnya, tetapi juga memiliki ketangguhan mental (jiwa yang resiliensi) dan spiritual yang berakar pada nilai-nilai keislaman dalam menghadapi tantangan dunia masa depan. (aras prabowo)

Facebook Comments Box

Baca Juga