160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Mengapa PSN Laikang Masih Pro dan Kontra di Kalangan Warga?

 

Oleh Syamsu Salewangang, ST., M. Si

(Direktur Lembaga Kajian Pembangunan Daerah MD KAHMI Takalar dan Akademisi Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa)_

Keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Laikang di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, sampai hari ini masih menjadi bahan obrolan hangat warga di warung-warung kopi di Takalar, terlebih lagi bagi warga Laikang. Walau telah beberapa kali dilakukan mediasi di antara para pihak, tetap saja masih ada pihak yang mendukung, dan ada juga yang menolak. Hal ini sesuatu yang wajar di era demokrasi, karena merekalah yang akan merasakan dampak langsung, terutama kepada mata pencaharian, dan masa depan desa.

*A. Alasan warga yang pro PSN Laikang*
– *Lapangan kerja dan ekonomi*: Banyak warga melihat bahwa PSN ini merupakan jalan masuk bagi investor. Kalau kawasan industri berjalan, maka akan tersedia peluang kerja terutama bag anak-anak muda Laikang tanpa harus merantau ke Makassar dan kota-kota lainnya di Indonesia.
– *Infrastruktur maju*: Proyek skala nasional akan dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai seperti jalan, listrik, air bersih, hingga akses internet yang lebih baik. Sejatinya bagi warga, hal ini adalah wujud dari peningkatan kualitas hidup.
– *Harga tanah naik*: Tanah yang masuk zona PSN otomatis naik harganya. Warga yang memiliki lahan akan diuntungkan dengan skema jual beli ke investor atau ganti untung.

*B. Alasan warga yang kontra PSN Laikang*
– *Soal lahan dan ganti rugi*: Ini titik paling sensitif. Warga khawatir tanah warisan, sawah, atau kebun mereka akan digusur dengan ganti rugi nggak sesuai. Warga merasa takut kehilangan sumber penghidupan utama.
– *Lingkungan dan mata pencaharian*: Kawasan Laikang terletak di daerah pesisir. Nelayan dan petani khawatir ekosistem rusak, abrasi, atau air laut masuk ke pemukiman warga (rob). Hal ini berpotensi mengganggu mata pencaharian warga.
– *Kurang dilibatkan*: Sebagian warga merasa sosialisasi keberadaan PSN sangat kurang. Keputusan selalu dari satu arah yaitu pemerintah pusat, sementara suara warga dan aspirasi rakyat kecil tidak banyak didengar dari awal. Idealnya warga dilibatkan sejak awal karena hal ini menyangkut hak hidup mereka.

*C. Titik tengahnya di mana?*
Warga yang pro berpendapat bahwa kalau tidak ada perubahan, Laikang akan tetap tertinggal dan tidak ada kemajuan. Sementara yang kontra berpendapat bahwa untuk apa terjadi perubahan kalau kami tergusur? Senyatanya intinya sama yaitu warga mau Laikang maju, tapi tidak boleh ada yang dikorbankan.

Karena itulah polemik dan pro-kontra ini belum selesai hingga kini. Beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian serius antara lain (1) proses ganti rugi harus transparan, (2) AMDAL harus dijalankan sesuai standar, (3) pelibatan warga lokal sejak perencanaan. Bila ke-3 hal di atas berjalan dengan baik, maka jarak antara _pro dan kontra_ akan makin dekat. Disitulah negosiasi dapat berjalan dengan prinsip win-win solution. Semoga.

Pattallassang, 16 Juni 2026

Facebook Comments Box

Baca Juga