160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Wakil Gubernur Maluku Minta Raja Siri Sori Islam Jaga Adat

Siri Sori Islam, Pedomanku,id:
Negeri Siri Sori Islam bukan semata memiliki akar sejarah kuat, tetapi punya nilai-nilai kearifan lokal yang tetap terjaga hingga kini. Ikatan persaudaraan negeri ini juga tetap dirawat dengan penuh kehormatan. Karena itu, seorang raja sajatinya memiliki tanggungjawab memeliharanya dengan baik.
Demikian pesan pesan Wakil Gubernur Maluku, H.Abdullah Vanath di sela sela kunjungan silaturahmi ke Siri Sori Islam, Rabu, 20 Mei 2026, petang ini. Kunjungan Abdullah Vanath disambut dengan drambend, dan musik sawat.
Di rumah Raja Negeri Siri Sori Islam, Abdullah Vanath didampingi Camat Saparua Timur (Halid Pattisahusiwa), Plt Kepala Desa Siri Sori Islam (Rahayu Toisutta), Calon Raja Siri Sori Islam Syarifuddin Pattisahusiwa), Ketua Panitia Pelantikan Raja (Rahmat Kaplale), serta tokoh masyarakat lainnya di antaranya Muh.Saleh Wattiheluw.
Kunjungan orang nomor dua di provinsi para raja di negeri Said Perintah—tokoh sentral perang Pattimura ini, seolah menjadi pengingat bahwa, keagungan sebuah negeri tidak diukur dari megahnya bangunan, melainkan dari sejauh mana masyarakatnya memegang teguh adat istiadat yang telah diwariskan para tetua.
Ketika adat dijaga, jelasnya, maka tercipta masyarakat yang damai, dan harmonis. Dan, ketika ada perhormatan kepada tradisi, maka martabat negeri meninggi.
Salah sorang penggagas pemekaran Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), sekaligus bupati dua periode di kabupatan beribu kota Bula itu berharap, Siri Sori Islam di bawah kepemimpinan raja definitif adat nantinya terus berdenyut. Sebab, sejatinya, selama adat itu hidup, maka selama itu pula negeri ini akan tetap menjadi mutiara, yang tak pernah kehilangan sinarnya.
Soal harapan Abdullah Vanath, calon Raja Syarifuddin Pattisahusiwa mengakui, dirinya akan menjaga adat dan tradisi keadatan di Siri Sori Islam. Caranya, bagaimana gagasan kebudayaan yang terdiri dari nilai, norma, kebiasaan dan hukum yang mengatur tata kelakukan masyarakat dijunjung tinggi dan akan terus terpelihara.
“Adat itu benteng kami di negeri ini. Dan, tentunya kami akan jadikan adat sebagai ‘panglima’, sehingga akan terus dijaga, dan dipelihara hingga anak cucu,” jelasnya.
Di sisi lain, pensiunan TNI AL ini mengemukakan, harapan Wakl Gubernur Maluku bukan semata untuk dirinya sebagai raja, melainkan kepada seluruh anak negeri Siri Sori Islam bukan saja di negeri ini, melainkan di manapun mereka berada. Itu berarti, secanggih apa pun dunia ini, kaki tetap berpijak pada bumi yang memberikan identitas negeri.
“Jadi sebanarnya harapan bapak Wakil Gubernur itu, menjadi pengingat bagi kami semua masyarakat di negeri ini untuk menjaga tradisi, dan disinilah kami terus berada di negeri ini sampai saat ini,” tuturnya, seraya menambahkan, ketika adat dipelihara, maka harmoni akan tercipta. Ketika tradisi dihormati, martabat akan tinggi,” tutup Nes—sapaan akrabnya. (din pattisahusiwa)

Facebook Comments Box

Baca Juga