Bupati Daeng Manye Kawal SPMB Digital 2026, Tegaskan Penerimaan Siswa Takalar Harus Transparan dan Bebas Titipan
Takalar, pedomanku,id:
Bupati Takalar, Daeng Manye, secara langsung akan mengawasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Digital tahun ajaran 2026/2027 yang berlangsung serentak di wilayah Kabupaten Takalar.
Sebagai bagian dari persiapan, sejumlah sekolah di Kabupaten Takalar mulai melaksanakan simulasi atau uji coba aplikasi SPMB sejak 17 hingga 20 Juni 2026. Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pendaftaran dapat berjalan optimal sebelum pembukaan resmi penerimaan siswa baru
Dalam kunjungannya ke titik layanan dan pusat data, ia menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah agar proses penerimaan siswa berjalan adil, terbuka, dan sepenuhnya bebas dari intervensi maupun praktik titipan.
Menurut Bupati Daeng Manye, penerapan sistem digital menjadi langkah strategis untuk meminimalkan celah penyimpangan dan memastikan setiap calon siswa mendapatkan kesempatan yang sama berdasarkan prestasi dan aturan yang berlaku. “SPMB digital dirancang agar semua data, mulai dari pendaftaran, verifikasi, hingga pengumuman hasil, dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat. Tidak ada ruang untuk permainan, apalagi titipan. Kami pastikan tidak ada satu pun siswa yang diterima di luar jalur dan ketentuan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh jajaran sekolah untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Setiap tahapan proses wajib terdokumentasi dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Pemerintah daerah juga menyediakan jalur pengaduan resmi bagi masyarakat yang menemukan indikasi penyimpangan selama berlangsungnya SPMB.
“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Oleh karena itu, penerimaan siswa harus menjadi cerminan keadilan. Jangan sampai ada orang tua atau siswa yang merasa dirugikan karena praktik-praktik yang tidak sehat. Pemerintah akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melanggar aturan,” tambah Bupati
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar Dody Riyan Saputra
Menjelaskan pendaftaran resmi jenjang SMP dijadwalkan berlangsung secara online pada 24 hingga 27 Juni 2026. Sistem tersebut dikembangkan bekerja sama dengan tim Kemendikdasmen untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Riyan juga mengajak Masyarakat dapat memantau perkembangan proses SPMB Digital 2026 melalui situs resmi dinas pendidikan dan papan pengumuman di masing-masing sekolah. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan akan disampaikan secara terbuka pada akhir Juni 2026.